KPU Halsel Gelar Debat Publik di Jakarta, Paslon Usman-Bassam Keberatan

  • Bagikan
Pengumuman Debat Publik Tahap I yang digelar KPU Halsel, Sabtu (17/10) malam nanti.

PENA – KPU Halmahera Selatan (Halsel) menggelar briefing persiapan debat publik pertama pasangan calon (Paslon) bupati dan wakil bupati, Jumat (16/10) tadi malam, di Cafe Sterek Desa Tomori, Kecamatan Bacan.

Briefing membicarakan debat publik yang akan berlangsung malam nanti tersebut dihadiri oleh Helmi Umar Muchsin dan La Ode Arfan, selaku paslon nomor urut 01. Sedangkan paslon nomor 02 hanya dihadiri oleh calon wakil bupati Bassam Kasuba.

Pada kesempatan itu, Bassam Kasuba mengajukan keberatan terkait rencana Debat Publik Kedua yang akan digelar KPU Halsel di Jakarta pada 1 November mendatang. Dia beralasan, kegiatan di Jakarta dapat membahayakan kedua paslon lantaran dilakukan di tengah Pandemi Covid-19.

“Saya berharap KPU Halsel agar mempertimbangkan kembali terkait pelaksanaan debat publik kedua di Jakarta karena masih dalam kondisi Pandemi Covid-19,” pinta Bassam.

Selain itu, Tim Pemenangan Paslon nomor urut 02, Muhammad Yunus Najar mempertanyakan, apakah ada aturan di PKPU yang mengatur jika paslon akan diberi sanksi jika tidak hadir dalam debat publik yang digelar oleh KPU.

“Apakah ada sanksi yang sudah di atur dalam ketentuan PKPU bagi Paslon yang tidak ikut debat publik kedua di Jakarta,” tanya Yunus.

Menanggapi hal tersebut, Ketua KPU Halsel Darmin Hi Hasyim menjelaskan, debat publik kedua di Jakarta akan tetap digelar. Sementara terkit sanksi bagi paslon yang tidak hadir dalam debat publik, menurut Darmin, ada beberapa sanksi yang diberikan.

Sanksi tersebut menurut Darmin antara lain, nama paslon yang menolak hadir akan diumumkan ke publik. Selain itu, sisa iklan paslon yang tidak hadir, tidak akan ditayangkan terhitung sejak paslon tidak mengikuti debat publik atau debat terbuka.

“Sebagaimana yang diatur oleh Keputusan KPU RI nomor 465/PL.024-kpt/06/KPU/IX/2020 tentang pedoman teknis pelaksanaan kampanye pada pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati, dan atau Walikota dan wakil walikota tahun 2020,” jelas Darmin. (*)

banner 1280x960
banner 120x600
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!