Pilkada Haltim: MONAS dan Visi Haltim Lebih Baik, Tangguh dan Berdaya Saing

0
Pasangan calon bupati dan wakil bupati Kabupaten Halmahera Timur (Haltim), Moh Abdu Nasar dan Azis Ajarat (MONAS).

PENA – Pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Halmahera Timur (Haltim), Moh Abdu Nasar dan Azis Ajarat (MONAS) mengusung visi terwujudnya kehidupan masyarakat Halmahera Timur yang lebih baik, tangguh dan berdaya saing.

Guna menunjang pencapaian visi tersebut, pasangan nomor urut 3 ini merumuskan lima misi yang dirasa tepat dan relevan dengan kondisi Haltim saat ini.

Kelima misi ini yang pertama adalah memaksimalkan sumberdaya manusia yang berkualitas dan kompetitif yang agamais dalam mewujudkan kemakmuran berbasis karakter masyarakat dan potensi unggulan daerah. Kedua, percepatan pembangunan infrastruktur wilayah sebagai penunjang pengembangan ekonomi lokal, serta pemberdayaan melalui kolaborasi antara pemerintah daerah, pemerintah desa dan masyarakat.

Ketiga, reformasi birokrasi dan tata kelola pemerintah yang bersih, efektif, demokratis dan terpercaya. Keempat, penataan ruang dan pelestarian sumberdaya alam, lingkungan, budaya dan penanggulangan bencana dan menciptakan kondisi daerah yang kondusif dan ramah investasi pada sektor unggulan masyarakat. Kelima, Pemenuhan hak-hak dasar masyarakat miskin dan penurunan angka pengangguran dengan meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD).

Selain kelima misi tersebut, ada juga program prioritas paslon MONAS dalam agenda pembangunan yang selalu mengacu pada program dan langkah-langkah kebijakan pembangunan yang belum diselesaikan pemerintahan sebelumnya sebagai bagian dari upaya untuk menjawab keberlanjutan pembangunan sebagai fokus utama. Disamping itu, terdapat sejumlah program kerja yang telah disiapkan berbasis pada permasalahan prioritas daerah yang urgensinya harus diimplementasikan untuk menjawab kebutuhan pembangunan daerah ke depan dan kompleksitas persoalan yang ada di masyarakat.

Dengan berpedoman pada pentingnya keberlanjutan pembangunan dan mengedepankan prinsip keadilan dan pemerataan dalam pembangunan daerah, maka program kerja yang direncanakan diklasifikasikan kedalam tiga tipologi yaitu, program wajib, program unggulan, dan program penunjang yang.

Penjelasan mengenai Program Wajib (Pendidikan dan Kesehatan) diuraikan dalam 12 poin. Yakni fasilitasi dan pengembangan pendidikan dasar dan menengah. Peningkatan manajemen mutu pelayanan pendidikan dan tenaga kependidikan. Pengadaan dan peningkatan sarana dan prasarana pendidikan dan kesehatan. Standardisasi pelayanan kesehatan. Pemberian beasiswa bagi siswa-siswi berpretasi. Program beasiswa S1, S2 dan S3 bagi mahasiswa berprestasi yang berbasis kebutuhan daerah melalui seleksi yang melibatkan unsur perguruan tinggi. Sosialisasi dan penyuluhan kesehatan dan pemberdayaan masyarakat.

Pencegahan penyebaran Covid-19 secara simultan dan terintegrasi. Pemenuhan kebutuhan dan peningkatan kualitas tenaga medis dan paramedis yang berbasis kebutuhan masyarakat melalui program kerja sama dengan Universitas Khairun dan Poltekkes Negeri Ternate serta universitas lainnya di Maluku Utara secara berkelanjutan. Memperbaiki kualitas gizi dan derajat kesehatan masyarakat. Peningkatan kualitas dan kuantitas tenaga medis dan paramedis pada fasilitas pelayanan kesehatan secara merata dan berkelanjutan. Pencegahan stunting melalui program terintegrasi yang melibatkan pemerintah daerah dan masyarakat.

Untuk program unggulan terintegrasi pada sektor pertanian, perikanan, pariwisata dan UMKM. Ada 14 poin yang diuraikan dalam prigram ini. Pemberdayaan masyarakat melalui gerakan membangun ekonomi desa. Peningkatan kesejahteraan petani. Peningkatan pengawasan distribusi pupuk. Fasilitasi pengembangan pengelolaan pariwisata melalui jejaring pelaku usaha pariwisata. Pengelolaan kekayaan potensi budaya. Peningkatan sarana dan prasarana pasar daerah. Peningkatan peran koperasi melalui pemberdayaan ekonomi masyarakat desa pesisir.

Meningkatkan produksi hasil sektor sektor perikanan dan kelautan, pertanian, perkebunan dan peternakan. Menghadirkan distributor pupuk. Menciptakan Balai Benih Unggul (BBU) yang sesuai dengan kondisi Kabupaten Halmahera Timur. Peningkatan ketersediaan infrastruktur pendukung pertanian. Meningkatkan kontribusi pada sektor pariwisata, koperasi, UKM, industri dan perdagangan terhadap perekonomian daerah. Pembangunan kawasan ekonomi terpadu dan terintegrasi yang berbasis potensi lokal. Peningkatan program pemberdayaan, bantuan sosial dan jaring pengaman sosial sebagai langkah solusi atas keterpurukan ekonomi pasca bencana non alam pandemi Covid-19.

Sedangkan untuk program penunjang pembangunan daerah infrastruktur, didalamnya terdapat perlindungan sosial, lingkungan hidup, investasi, komunikasi dan birokrasi. Ada 15 poin yang diuraikan didalamnya, yang pertama; Memperbaiki dan meningkatkan penyediaan sarana dan prasarana dasar perkotaan yang berkualitas. Kedua; Melakukan penataan ruang wilayah sebagai acuan kebijakan spasial bagi pembangunan di setiap sektor, lintas sektor dan wilayah. Ketiga; Mengembangkan pembangunan sarana dan prasarana transportasi darat, laut dan udara.

Ke empat; Mengembangkan dan memperluas pelayanan jaringan komunikasi dan informasi melalui pembangunan sarana dan prasarana telekomunikasi dan informasi. Kelima; Membangun sarana dan prasarana kelistrikan wilayah dan sumber daya air. Ke enam; Meningkatkan pembangunan sarana dan prasarana dasar. Ke tujuah; Pembangunan ruang terbuka hijau. Ke delapan; Meningkatkan kualitas tenaga kerja dan iklim investasi. Ke sembilan; Meningkatkan indeks kualitas lingkungan hidup melalui program langit biru, laut biru, hutan hijau untuk menghindari bencana sosial, alam dan nonalam.

Kesepuluh, Peningkatan kapasitas dan profesionalisme sumberdaya aparatur. Ke sebelas; Peningkatan kualitas pelayanan masyarakat. Ke 12; Peningkatan transparansi program dan kegiatan. Ke 13; Pelayanan administrasi kependudukan yang mudah dan terjangkau. Ke 14; Optimalisasi penerapan e-government. Ke 15; Peningkatan kesejahteraan aparatur sipil negara melalui kebijkan TTP dan penghargaan lainnya berbasis kinerja dan prestasi ASN. (*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here