Lidik Dugaan Korupsi APBD-P Tikep, Polda Malut Bakal Panggil Kepala BPKAD

0
Ps. Kasubdit Tipikor Polda Malut, Kompol Naim Ishak. (Istimewa)

PENA – Penyidik Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Maluku Utara mulai menyelidiki dugaan korupsi Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Perubahan Kota Tidore Kepulauan tahun 2020 senilai Rp 45,3 miliar.

Penyidik bakal memanggil Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kota Tikep, Mansyur, terkait pencairan anggaran tersebut.

Direktur Ditreskrimsus Polda Malut melalui Kasubdit Tipikor, Kompol Naim Ishak, mengatakan bahwa pihaknya telah menjadwalkan pemanggilan Kepala BPKAD Tikep untuk dimintai klarifikasi.

“Kita akan tindaklanjuti laporan ini. Sehari dua kita sudah panggil kepala BPKAD Tikep,” kata Naim saat dikonfirmasi wartawan, Senin (15/3) tadi.

Menurutnya, surat panggilan telah disiapkan dan saat ini menunggu ditandatangani pimpinan. Jika sudah ditandatangani, maka secepatnya dilayangkan panggilan agar diketahui posisi kasusnya.

Naim bilang, selain Kepala BPKAD, juga ada sejumlah saksi yang nantinya dimintai klarifikasi. “Kita juga akan panggil saksi-saksi terkait laporan ini,” tandasnya.

Sementara Kepala BPKAD Kota Tikep, Mansyur, yang ditemui di Kantor Ditreskrimsus mengaku siap jika dipanggil untuk memberikan penjelasan. Sehingga masalah ini bisa jelas. “Saya akan berikan keterangan terkait masalah ini,” ujarnya.

Sekadar diketahui, Kepala BPKAD Kota Tikep dilaporlan ke Polda Malut atas dugaan tindak pidana korupsi pencairan APBD Perubahan. Ia dilaporkan ke Polda pada 19 Februari 2021 lalu.

Laporan yang diserahkan ke Polda telah dilampirkan dengan barang bukti berupa rekening koran dua lembar dan hasil penolakan empat fraksi di DPRD Tikep. Penolokan empat fraksi atas Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Perubahan (RAPBD-P) 2020 Kota Tikep untuk ditetapkan sebagai peraturan daerah.

Pasalnya, empat fraksi ini menilai ada sejumlah persoalan yang menjadi alasan penolakan. LSM Gamalama Coruption Watch (GCW) menduga telah terjadinya tindak pidana korupsi atas apa yang dilakukan Kepala BPKAD ini dan lantas melaporkannya ke Polda Malut. (Nda/Red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here