Terungkap, PT. IWIP Tunggak Pajak Air Permukaan Setengah Miliar Lebih

0
Kepala BPKPAD Malut, Ahmad Purbaya. (Istimewa)

PENA – PT. Indonesia Weda Bay Industrial Park (IWIP) diketahui menunggak pajak air permukaan sebanyak 250 meter kubik.

Jika dikalikan dengan Rp 2.500 per meter, maka terdapat Rp 625 juta. Ini terungkap saat Pemerintah Provinsi Maluku Utara bersama Komisi II DPRD Malut dan Komisi II DPRD Kabupaten Halmahera Tengah melakukan kunjungan ke PT. IWIP untuk mengecek penggunaan pajak air permukaan di perusahaan tersebut.

“Sekitar 600an juta. Tapi mereka (PT. IWIP) mau bayar,” kata Kepala Badan Pengelolaan Keuangan Pendapatan dan Aset Daerah (BPKPAD) Malut, Ahmad Purbaya kepada wartawan, Jumat (27/3).

Menurutnya, pihak PT. IWIP bersedia membayar. Bahkan, kata Purbaya, sudah ada komunikasi perusahaan ke Pemprov Malut. Hanya saja PT. IWIP berkomunikasi dengan Dinas PTSP, yang seharusnya dikomunikasikan itu BPKPAD.

Selain pajak air permukaan, juga pajak kendaraan. Seperti diketahui, PT. IWIP memiliki ratusan kendaraan baik alat berat maupun kendaraan bermotor lainnya. Namun kendaraan tersebut berpelat luar Malut.

“Makanya kita sepakat, NPWP maupun sub kontraktornya. Yang kerja di PT. IWIP itu NPWP-nya masuk Malut, begitu juga kendaraan bermotor. Jadi kita sudah sepakat,” terangnya.

Selain PT. IWIP, lanjut Purbaya, pihaknya bersama tim gabungan akan menelusuri satu per satu penggunaan pajak air permukaan di seluruh perusahan yang beroperasi di wilayah Malut.

“Jadi nanti kita cek satu per satu. Setelah ini nanti NHM dan seterusnya,” jelasnya menutup. (Red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here