banner 1080x1080 banner 1080x1080 banner 1080x1080

Polisi Ringkus Dua Muda-mudi yang Gasak Emas dan Uang Pemilik Kios di Jailolo

  • Bagikan
Wakapolres Halbar Kompol Moch. Arinta Fauzi (kedua kanan), menunjukkan barang bukti pencurian di sebuah kios di Soakonora, Kecamatan Jailolo, dalam konferensi pers yang digelar, Selasa (30/3) siang tadi. (Yadi/Penamalut)
banner 468x60

PENA – Kepolisian Resort (Polres) Halmahera Barat (Halbar) berhasil meringkus dua pelaku pencurian emas seberat 32 gram dan uang tunai senilai Rp 21 juta di salah satu kios yang terletak di Desa Soakonora, Kecamatan Jailolo.

Kedua pelaku adalah IN alias Lani (21 tahun) dan IRB alias Iki (20). Keduanya dilaporkan oleh Jusmiyati pada tanggal 17 Maret lalu, atau hari saat perampokan itu terjadi.

Kedua pelaku ditangkap pada waktu dan lokasi yang berbeda. IN alias Lani diringkus pada 20 Maret di Jailolo. Sedang IRB alias Iki, diringkus di Ternate pada hari Sabtu 27 Maret, setelah buron selama 6 hari.

Dalam konferensi pers yang digelar Polres Halbar, Selasa (30/3) hari ini, Wakapolres Halbar Kompol Moch. Arinta Fauzi mengungkapkan, IRB alias Iki, sempat kabur ke beberapa kota sebelum kembali ke Ternate.

“Pelaku IRB alias Iki, sempat kabur ke Daerah Talaud Kepulauan Sangihe Manado, kemudian lanjut ke Jayapura. Kita terus pantau keberadaannya hingga pelaku ditangkap saat dilaporkan bahwa pelaku telah kembali ke Ternate,” ungkap Arinta.

Peristiwa pencurian itu bermula pada Rabu 17 Maret 2021 sekitar pukul 14.30 WIT. Kedua pelaku datang ke tempat Jusmiyati, sang pemilik kios di desa Soakonora, Jailolo, dengan sebuah mobil.

Tiba di TKP, IRB dan IN masih memantau situasi. Disaat bersamaan Jusmiyati yang juga penjual gorengan, saat itu sedang sibuk menggoreng. Melihat korban lengah, IN alias Lani langsung masuk ke kios dan menggasak sebuah tas berisi kalung dan gelang emas seberat 32 gram yang didalamnya juga ada dompet berisi uang tunai senilai Rp 21,8 juta.

Dari hasil pencurian, pelaku IRB alias Iki sempat menjual emas di Ternate. Hasil penjualannya mendapatkan uang senilai Rp 19.295.000, dan dari uang itu IRB membeli televisi 32 inch dan satu buah speaker aktif.

“Barang bukti yang berhasil disita dari tersangka 1 buah tas warna abu-abu, 1 buah dompet warna hitam, 1 unit televisi merk sharp 32 inch, 1 unit speaker merk Asatron warna hitam, uang sebesar Rp.10.800.000, kemudian 1 buah gelang emas seberat 21,9 gram, dan 1 buah emas batangan 9,2 gram,” pungkas Wakapolres.

Kedua tersangka ini dijerat pasal 363 ayat (1) ke 4e KUHP dengan ancaman pidana penjara maksimal 7 tahun. Motifnya, kedua tersangka yang masih berstatus mahasiswa itu melakukan pencurian karena terlilit utang. (yadi)

banner 1080x1080
banner 120x600
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *