Tim Resmob Polres Halbar Gagalkan Penyelundupan Paket Obat Terlarang

0
Pelaku penyelundupan obat-obatan terlarang serta barang bukti saat diamankan di Mapolres Halbar, Rabu (31/3) sore tadi. (Istimewa)

PENA – Upaya tim Resmob Polres Halmahera Barat dalam memberantas peredaran narkotika dan obat-obatan terlarang telah membuahkan hasil.

Setelah menangkap satu terduga pelaku narkoba jenis ganja pada Selasa, 30 Maret kemarin, Tim Resmob kembali menangkap pelaku penyalahgunaan obat-obatan terlarang, Rabu (31/3) sekira jam 17.30 WIT sore tadi.

Peristiwa itu bermula saat Tim Resmob Polres Halbar menerima informasi dari masyarakat tentang adanya kiriman paket obat-obatan terlarang melalui salah satu jasa pengiriman di Dusun Jati, Desa Soakonora, Jailolo.

Tim langsung menuju ke lokasi dan mengintai di sekitar kantor jasa pengiriman. Hingga pukul 20.15 WIT, atau sekira 4 jam sejak tim mengintai lokasi, seorang pria berinisial RI (32 tahun) datang dan mengambil paket berisi obat-obatan terlarang itu.

“Tim yang melihat pelaku datang mengambil paket tersebut langsung menyergap disaat itu juga,” ungkap Kasatreskrim Polres Halbar, yang disampaikan melalui Kanit Resmob Ipda Gian C. Jumairo Laapen dalam konferensi pers di Mapolres Halbar.

Dari tangan pelaku, Tim Resmob mengamankan 1 paket dus besar berisi 14 dus kecil obat penenang Grantusif. Sekadar diketahui, Grantusif mengandung Dextromethorphan yang apabila dikonsumsi secara berlebihan atau dalam dosis tinggi bisa mengakibatkan pengguna mengalami euforia dan halusinasi.

“Di dalam 14 dus kecil itu, bila dihitung ada 100 butir pil per dus. Maka keseluruhan terdapat 1400 butir pil. Selain itu, satu unit telepon genggam biru hitam merek Nokia juga kami sita dari tangan pelaku,” lanjut Gian.

Gian juga mengatakan, saat ini pelaku beserta barang bukti ditahan di Mapolres Halbar atas dugaan penyalahgunaan obat-obatan terlarang. (*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here