Dua Pelabuhan Penyeberangan di Malut Bakal Dipasang Alat Pendeteksi Covid

0
Pelabuhan penyeberangan Bastiong, Ternate. (Istimewa)

PENA – Menindaklanjuti arahan Direktorat Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan Republik Indonesia, Dinas Perhubungan Provinsi Maluku Utara bakal memasang alat GeNose atau alat pendeteksi Covid-19 di pelabuhan penyeberangan feri.

Ada dua pelabuhan penyebarangan feri di Provinsi Malut yang bakal dipasang alat pendeteksi covid. Dua pelabuhan tersebut yakni Pelabuhan Feri Bastiong di Kota Ternate, dan Pelabuhan Feri Sidangoli di Kabupaten Halmahera Barat atau Pelabuhan Feri Galala di Sofifi.

“Sesuai arahan Dirjen Perhubungan Darat, maka kita akan pasang alat deteksi covid di Pelabuhan Feri Bastiong dan Sidangoli atau Sofifi. Kemungkinan dua pelabuhan ini,” jelas Kadis Perhubungan Malut, Armin Zakaria saat dikonfirmasi wartawan, Selasa (13/4).

Menurutnya, alat pendeteksi covid ini dipasang dengan tujuan agar mendeteksi orang-orang yang terinfeksi covid yang keluar masuk melalui pelabuhan penyeberangan. Ini karena selama ramadhan, biasanya terjadi lonjakan penumpang.

“Apalagi menjelang lebaran, biasanya arus penumpang keluar masuk cukup padat. Untuk mengantisipasi terjadinya penularan, maka harus dipasang alat ini agar mendeteksi orang yang terinfeksi sebelum naik ke kapal dan menukarkan orang lain,” tuturnya.

Sementara terkait pemberlakuan rapid test antigen bagi setiap pelaku perjalanan, kata Armin, berlaku secara nasional. Sementara dalam daerah tergantung kebijakan dari Satgas atau kepala daerah di wilayahnya masing-masing.

Untuk wilayah Malut, sejauh ini belum ada pemberlakuan rapid antigen bagi pelaku perjalanan dalam daerah. (Red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here