Sekda Haltim: Insentif Imam dan Pendeta Naik Tahun Depan

Sekretaris Daerah (Sekda) Halmahera Timur, Ricky CH Richfat.

PENAMALUT.COM, MABA – Pemerintah Daerah (Pemda) Halmahera Timur (Haltim) bakal mengalokasikan anggaran kenaikan insentif imam dan pendeta yang tersebar di Haltim. Kenaikan insentif tersebut dilakukan untuk menjawab kebutuhan para pemuka agama yang terbilang masih terlalu kecil.

Sekretaris Daerah (Sekda) Haltim, Ricky CH Richfat mengatakan, insentif para imam dan pendeta yang sebelumnya hanya sebesar Rp 300 ribu, akan dinaikkan menjadi Rp 500-600 ribu per bulan.

“Jadi kalau sebelumya hanya Rp 300 ribu perbulan, kita akan upayakan untuk naik, karena itu masih terlalu kecil,” kata Ricky, Jumat (10/9).

Dia menambahkan, kenaikan insentif imam dan pendeta yang dilakukan Pemda juga untuk merealisasi Visi-Misi Bupati dan Wakil Bupati dibidang keagamaan.

“Ini juga untuk merealisasi visi dan misi Bupati, sehingga ditahun berikut akan kita realisasi,” katanya.

Meski begitu, mantan Kepala DP4D Haltim itu mengaku, akan memerintahkan bagian Kesra, untuk melakukan pendataan kembali para imam dan pendeta sehingga data yang direalisasi benar-benar tepat sasaran.

“Kita juga akan melakukan pembayaran secara non-tunai, itu bertujuan untuk meminimalisir potensi penyelewengan dalam penyaluran anggaran ini,” ungkap dia.

Sementara untuk memenuhi kebutuhan para imam dan pendeta itu, sambung Ricky, Pemda Haltim akan melakukan pembayaran insentif tersebut pada setiap bulan berjalan. Hal itu agar benar-benar memenuhi kebutuhan para pemuka agama yang ada di 102 desa yang tersebar di Haltim.

“Kalau sebelumnya dibayar per semester atau enam bulan sekali, kita akan bayar per bulan, supaya para imam dan pendeta ini kebutuhannya bisa terjawab,” pungkasnya.(MDF)

Respon (1)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.