Palsukan Data Pemain, Persihalbar Digugurkan

  • Bagikan
Surat pemberitahuan kepada tim Persihalbar. (Istimewa)

PENAMALUT.COM, JAILOLO – Harapan masyarakat Jailolo, Kabupaten Halmahera Barat menyaksikan tim kesayangannya Persihalbar untuk berlaga di Pra Musim Liga 3 PSSI Wilayah Timur untuk memperebutkan piala Gubernur Maluku Utara pupus sudah.

Ini setelah panitia Pra Musim Liga 3 menggugurkan tim Persihalbar lantaran ketahuan memalsukan data salah satu pemain yakni Nomor Induk Kependudukan (NIK) tidak sama antara Kartu Keluarga (KK) dan Kartu Tanda Penduduk (KTP) serta data cek KTP online.

Tanggal, bulan dan tahun lahir yang terdapat di fotocopy KTP dan KK tidak sama dengan data cek KTP online.

Penyampaian pengunduran diri secara langsung dari Ketua Panitia Lokal Halmahera Barat Kepada Ketua Panitia Pelaksana Induk lewat telepon genggam (HP) di kediaman Presiden Klub Persihalbar.

Berdasarkan 3 poin ini, Klub Persihalbar diputuskan tidak lagi sebagai peserta turnamen Pra Musim Liga 3 PSSI Wilayah Timur.

Gagalnya Persihalbar untuk kedua kalinya dengan kesalahan yang sama ini mendapat tanggapan keras dari berbagai kalangan, salah satunya dari nantan Ketua Asosiasi Sepakbola Kabupaten (Askab) Halbar Periode 2005-2010, Samad Moid.

Samad yang ditemui di Kiram Cafe, Rabu (15/9) tadi, menyayangkan sikap manajemen Persihalbar atas kegagalan berlaga pada turnamen tersebut.

Menurutnya, dengan kesalahan yang sama ini, Bupati Halbar James Uang harus mengevaluasi pengurus dan official serta pelatih.

“Karena ini sangat mempermalukan Kabupaten Halbar untuk yang kedua kalinya gagal. Kalau pertama gagal, mengapa yang kedua ini juga gagal dengan kesalahan yang sama. Ini adalah bentuk kesengajaan dari pengurus,” sesalnya.

Atas tindakan pengurus Persihalbar ini, kata dia, yang jadi korban adalah generasi muda Halbar.

“Pemain-pemain yang sudah latihan dengan memakan waktu berbulan-bulan, pagi dan siang mereka datang ke lapangan. Sementara mereka menjadi korban, karena tidak bisa lagi bertanding di turnamen itu. Tentu ini menjadi trauma yang mendalam bagi para pemain, dan siapa yang bisa memulihkan kembali?,” tandasnya.

Mantan anggota DPRD Halbar dua periode ini menyebut pengurus Askab Halbar telah mengabaikan potensi generasi muda pesepak bola.

“Sekali lagi saya minta kepada Bupati James Uang selaku Ketua KONI Halbar agar segera mengevaluasi seluruh pengurus Persihalbar, agar menggantikan orang yang punya kemampuan dan kepedulian terhadap Persepakbolaan di Halbar,” pintanya. (adi/ask)

banner 1280x960
banner 120x600
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!