Dianggarkan 8,3 Miliar, Pekerjaan Jalan Fatkauyon-Wainib di Sula tak Tuntas

  • Bagikan
Ketua PC PMII Cabang Sula, Sahril Soamole. (Istimewa)

PENAMALUT.COM, SANANA – Pekerjaan jalan ruas Fatkauyon-Wainib di Kabupaten Kepulauan Sula patut dipertanyakan.

Pasalnya, pada tahun 2017, Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sula menganggarkan pembangunan jalan Fatkauyon-Wainib (sirtu ke lapen) dengan nilai Rp 7.200.000.000. Namun pekerjaan jalan tersebut tidak tuntas.

Pada tahun 2019, pekerjaan jalan ini kembali dianggarkan Rp 1.100.000.000 untuk kelanjutan sirtu dari Desa Wailia ke Desa Waigai. Sayangnya, alokasi anggaran yang besar itu tak bisa dinikmati masyarakat di dua kecamatan tersebut.

Tidak tuntasnya pembangunan jalan ruas Fatkauyon Kecamatan Sulabesi Timur ke Desa Wainib Kecamatan Sulabesi Selatan yang melekat pada Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang dan Kawasan Pemukiman (PUPRPKP) Kepulauan Sula ini mendapat sorotan publik.

Ketua PC PMII Cabang Sula, Sahril Soamole menuturkan, pekerjaan jalan dengan nilai anggaran yang begitu besar, semestinya jalan tersebut sudah bisa dinikmati oleh warga.

Namun sejauh ini pekerjaan itu hanya sekitar 4 kilometer.

“Pihak penegak hukum baik itu Polres maupun kejaksaan harus menelusuri pekerjaan jalan ini. Kenapa anggaran yang begitu besar, namun pekerjaannya tidak tuntas,” desak Sahril.

Sekadar untuk diketehui, pekerjaan jalan ruas Fatkauyon-Wainib dengan anggaran Rp 7.200.000.000 ini dikerjakan oleh PT Bangun Bumi Mahera. Sementara kelanjutan pekerjaan jalan Wailia-Waigay dengan anggaran Rp 1.100.000.000 dikerjakan CV Bumi Karya. (ish/ask)

banner 1280x960
banner 120x600
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!