Terkait Dugaan Pemotongan DAK Diknas, Kejari Sula Periksa 22 Orang

  • Bagikan
Plh Kasi Intel Kejari Sula, Bagas Andi Setiyawan. (Isrudin/Penamalut)

PENAMALUT.COM, SANANA – Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Kepulauan Sula terus mendalami kasus dugaan pemotongan Dana Alokasi Khusus (DAK) Dinas Pendidikan Sula tahun 2020.

Kepala Kejari Sula melalui Pelaksana Harian (Plh) Kasi Intel, Bagas Andi Setiawan menuturkan, bahwa operasi intelejen atas penyelidikan dugaan pemotongan DAK tahun anggaran 2020 di Diknas Sula terus dilakukan guna menemukan ada atau tidaknya perbuatan melawan hukum.

Pihaknya sudah memanggil beberapa pihak terkait guna untuk dimintai ketergnnya. Total sudah 22 orang yang dimintai keterangannya. Sejumlah dokumen juga turut diamankan.

“22 orang yang kami periksa ini diantaranya 14 kepala sekolah penerima DAK 2020, sisanya dari Diknas yakni KPA/PA, bendahara, tim teknis, tim fasilitator, tim PPHP dan kuasa BUD dari BPKAD,” jelasnya Bagas saat ditemui wartawan, Rabu (22/9) tadi.

Bagas yang juga Kasi Datun Kejari ini mengatakan, rencananya pekan depan pihaknya kembali mengundang beberapa pihak lainnya untuk dimintai keterangan.

“Intinya kami dari bagian Intelejen terus perdalam kasus dugaan pemotongan DAK Diknas. Apabila ada perbuatan melawan hukum sesuai alat bukti yang kami kumpul, maka kasus tersebut dilimpahkan ke bagian Seksi Pidana khusus (Pidsus) untuk ditindaklanjuti,” terang Bagas. (ish/ask)

banner 1280x960
banner 120x600
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!