Pemkot Ternate Diminta Pertimbangkan Kesejahteraan Guru Sebelum Dimutasi

  • Bagikan
Anggota DPRD Kota Ternate, Munira Sagaf. (Istimewa)

PENAMALUT.COM, TERNATE – Pemerintah Kota Ternate diminta mempertimbangkan kesejahteraan guru sebelum melakukan mutasi.

Apalagi guru yang dimutasi itu di daerah terluar, seperti Hiri, Moti, dan Batang Dua. Belum lagi di tengah kondisi pandemi covid.

“Jangan heran kemudian guru-guru yang sudah dipindahkan kemarin itu hingga sekarang belum menjalankan tugasnya. Bagaimana mau menjalankan tugasnya, mereka berfikir kos anggaran besar. Lebih lagi guru-guru yang belum tersertifikasi ditambah dengan tambahan penghasilan (Tamsil) akan bertabrakan. Maka idealnya harus diberikan Tunjangan Tambahan Penghasilan (TTP). Kalau itu bisa diakomodir, dipastikan banyak tenaga guru yang berbondong-bondong kesana,” ujar Anggota DPRD Kota Ternate, Munira Sagaf saat ditemui wartawan, Rabu (13/10).

Anggota Komisi III ini menyarankan kepada Pemkot Ternate juga semestinya menyediakan rumah dinas, sebelum dilakukan pendistribusian.

“Karena mereka pasti menghitung biaya transportasinya, tempat tinggalnya. Jadi supaya tidak menjadi penghalang pada saat menjalankan tugas, maka pemerintah harusnya segera menyediakan fasilitas yang dimaksud,” pintanya.

Munira juga menyarankan kepada Pemkot agar lebih efektif lagi, alangkah baiknya para tenaga guru yang berasal dari daerah terluar itu dikembalikan ke daerah mereka masing-masing.

“Tenaga guru di setiap daerah terluar pasti ada. Paling tidak dilihat dari sisi situ dan dikembalikan ke daerah masing-masing untuk mengurangi kos anggaran. Kalau pun tidak, ya solusinya diberikan TTP bagi yang belum tersertifikasi,” tukasnya. (ano/ask)

banner 1280x960
banner 120x600
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!