DAERAH  

DPRD Sebut Sport Hall Ternate tak Layak

Gedung Sport Hall Marimoi Ternate. (Udy/NMG)

PENAMALUT.COM, TERNATE – Komisi III DPRD Kota Ternate, Rabu (12/1) tadi meninjau gedung Sport Hall Marimoi Ternate yang terletak di Kelurahan Ubo-Ubo, Kecamatan Ternate Selatan.

Peninjauan itu dilakukan untuk memastikan kondisi bangunan yang dibangun menggunakan anggaran 31 miliar dari APBD tersebut sudah digunakan atau belum serta kelayakannya.

Anggota Komisi III DPRD Kota Ternate, Nurlela Syarif mengatakan, pekerjaan Sport Hall itu sudah selesai dan penyerahan aset ke Pemkot Ternate pada tahun 2021 kemarin.

DPRD khususnya Komisi III fokus pada penggunaan anggaran mulai dari perencanaan sampai dengan pembangunan fisik, apalagi pembangunan tersebut menggunakan anggaran 31 miliar.

“Barang ini mau di apakan? Kenapa sampai sekarang tidak difungsikan atau tidak digunakan,” ujarnya dengan nada tanya.

Nurlela bilang, saat dilkaukan peninjauan, kondisi infrastruktur kelayakan tidak memadai. Bahkan hanya persoalan penyerahan aset juga tidak tuntas dari Dinas PUPR ke Dispora.

“Kok bisa berlarut-larut persoalan begini (penyerahan aset). DPRD turun tadi hanya dalam bentuk aspek pengawasan, dan waktu dekat akan kami panggil kontraktor untuk rapat tindaklanjuti, supaya mencari langkah solusi apa sebenarnya persoalan yang harus ditempuh,” tandasnya.

Politisi Partai Nasdem ini menuturkan, Sport Hall yang dibuat untuk olahraga futsal tidak layak. Ia belum memastikan apakah problem perencanaan, problem pembangunan atau problem koordinasi antara PUPR dan Dispora, sebab membangun itu harus berdasarkan peruntukan.

“Ketidaklayakkan Sport Hall ini pada penggunaan kaca-kaca setiap titik tidak sangat layak. Tidak bisa digunakan olahraga futsal, karena persoalan luasan bangunan. Sebenarnya fasilitas lain sudah baik,100 persen proyek ini selesai seperti air PDAM namun tidak berfungsi. Demikian juga AC tidak sesuai spesifikasi, terus kondisi fisik bangunan itu yang ada beberapa menjadi ganjalan DPRD yang temukan tadi, apalagi yang kita cek sesuai peruntukan anggaran,” tuturnya.

Nurlela juga mengubgkapkan terkait penataan ruang auditorium sekitar Sport Hall sangat tidak efektif. Lebih banyak luas parkirannya. Padahal bisa dimaksimalkan dengan kaitan olahraga lain, seperti voli, basketball dan lain-lain.

“Fasilitas itu sangat jarang ada di Kota Ternate, kalau futsal sudah banyak. Jika merasa tidak mampu mengelola bangun Sport Hall, serahkan secepatnya ke pihak ketiga, agar supaya ada pendapatan daerah,” terangnya. (udy/ask)

Respon (1)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.