Jatuh ke Parit dan Terseret Air, Seorang Bocah di Ternate Ditemukan Meninggal

Korban saat dievakuasi warga setempat setelah ditemukan mengapung di dekat bibir pantai. (Istimewa)

PENAMALUT.COM, TERNATE – Seorang bocah perempuan berusia 5 tahun ditemukan meninggal dunia usai terseret air dari parit hingga ke bibir pantai.

Peristiwa nahas ini terjadi di Kelurahan Sulamadaha, Kecamatan Ternate Barat, Kota Ternate, Jumat (28/1) sekira pukul 16.20 WIT sore tadi.

Menurut keterangan salah satu saksi, Fadlikal, yang merupakan kakak sepupu korban, bahwa sekira pukul 16.15 WIT dirinya dan korban hendak pulang ke rumah dan berjalan melewati gorong-gorong yang berada tepat 30 meter dari arah rumah korban. Entah kenapa, sendal korban terjatuh ke dalam parit. Korban lalu mencoba untuk turun dan mengambil sandal tersebut.

Entah kenapa korban lalu terjatuh ke dalam. Saat itu saksi berusaha menarik tangannya, namun tidak sanggup, sehingga melepas. Saksi kemudian berlari mengejar ayah korban yang sudah pulang ke rumah dan memberitahu jika korban terjatuh dan terbawa air.

Ayah korban lantas bergegas mendatangi lokasi kejadian dan mencari korban dibantu oleh warga setempat.

Gunawan, saksi lainnya menambahkan, pada sore itu terjadi hujan deras. Saat itu ia dan salah satu temannya sedang berteduh di tempat duduk yang tak jauh dari parit. Tiba-tiba saja ia melihat ada sepasang kaki anak kecil hanyut terbawa air.

Gunawan dan rekannya kemudian berlari mengejar, namun arus air yang kencang membuat korban dengan cepat terbawa air, sehingga tidak kelihatan oleh keduanya.

“Saat itu banjir sangat kencang, karena hujan deras. Saya dan teman tidak bisa turun ke dalam parit. Saat itu juga kami berteriak dan kemudian warga berlarian menyusuri pinggiran parit sampai di pantai Sulamadaha,” ujarnya.

Sekitar pukul 17.05 WIT, Busri Robo, korban barulah ditemuka setelah dilakuan pencarian menggunakan longboat di pesisir pantai Sulamadaha. Saat itu, motoris longboat Busri Robo melihat ada sosok manusia terapung lalu mendekat. Setelah diangkat ternyata korban yang tadi terseret.

Korban sempat diberi napas bantuan dan saat itu oa mengeluarkan sisa makanan dari mulut. Selanjutnya di bawa ke bibir pantai untuk dievakuasi ke RS Islam.

Namun oleh dokter di RS Islam menyatakan bahwa korban sudah dalam keadaan meninggal.

Kapolsek Ternate Pulau, Ipda Mirna Oramali saat dikonfirmasi wartawan media ini membenarkan kejadian tersebut.

Menurut Mirna, korban saat ditemukan warga dalam keadaan tidak sadarkan diri. Setelah di bawah ke RS, dan oleh dokter yang memberikan pertolongan menyatakan bahwa korban telah meninggal dunia.

“Saat ini jenazah korban sudah di bawa pulang kembali ke rumahnya. Informasinya akan dimakamkan pada besok hari,” jelasnya. (tr1/ask)

Respon (8)

  1. Ping-balik: directory
  2. Ping-balik: Infy
  3. Together with almost everything which seems to be building inside this subject matter, your points of view are actually very exciting. Having said that, I am sorry, but I can not give credence to your whole strategy, all be it radical none the less. It seems to everybody that your commentary are actually not completely validated and in fact you are generally yourself not totally confident of your point. In any case I did appreciate looking at it.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *