Kadikbud Malut Tinjau Pelaksanaan UKK di SMKN 2 Kota Ternate

Kadikbud Malut, Imam Makhdi Hasan, saat meninjau pelaksanaan UKK di SMK Negeri 2 Kota Ternate. (Karno/NMG)

PENAMALUT.COM, TERNATE – Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Maluku Utara, Imam Makhdi, melakukan pemantauan jalannya Ujian Kompetensi Keahlian (UKK) di Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) 2 kota Ternate, Senin (21/3)

Selain memantau jalannya pelaksanaan UKK, Imam Makhdi juga mengecek kondisi sejumlah gedung laboratorium maupun alat-alatnya.

Kadikbud Malut, Imam Makhdi kepada wartawan mengatakan, pelaksaan UKK ini pada prinsipnya sudah baik. Hanya saja ada beberapa yang perlu diperhatikan serius seperti peralatan-peralatan yang diketahui usianya sudah terbilang begitu lama.

“Tahun ini kita fokus pengembangan mesin dan rencana di jurusan kelistrikan itu dijadikan pusat keunggulan. Selain alat-alat, bangunan laboratorium pendingin dan Aula serta lahan kosong yang bakal dijadikan sebagai asrama,” ujarnya.

Pihaknya akan berupaya agar bantuan tersebut melalui DAK maupun DAU.

Persoalan yang ditemui di SMK Negeri 2 Ternate ini nantinya akan di bawa ke komisi IV untuk dibahas bersma.

SMKN 2, lanjut dia, rencananya jadikan sebagai pilot project di Maluku Utara. Ini dlihat dari sisi infrastruktur serta sarana prasarananya sudah menunjang, walaupun sebagian tidak maksimal karena alat-alat yang lama, namun secara menyeluruh sudah tergolong bagus.

Begitu juga akan ada penambahan guru yang tersertifikasi, sebab SMKN 2 masih terbilang kekurangan akan hal ini.

“SMK Negeri 2 terdiri dari 11 jurusan yang seharusnya satu jurusan mempunyai dua asesor. Ini berarti harus membutuhkan 22 asesor dengan jumlah jurusan yang ada. Namun saatnya ini, kita lihat hanya 13 guru yang tersertifikasi. Untuk itu kita berupaya agar mencapai guru yang tersertifikasi,” ucapnya.

Pihaknya juga mendorong pengembangan SMK sebagai Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP)di Maluku Utara.

Sementara Kepala Sekolah, Ma’ruf A. Kahar menambahkan, sesungguhnya SMKN 2 kota Ternate dalam rencana strategis (Renstra) Malut dijadikan Skill Development Center (SDC) atau pusat pengembangan skil. Maka dari itu perlu pengkondisian dan kesiapan-kesiapan, baik infrastruktur maupun Sumber Daya Manusia (SDM).

“Dan ini kita baru mencapai sekitar 70 persen. Sementara fenomena Malut ini rata-rata penyiapan skil (High Skil) disiapkan dari luar. Kita punya balai juga kan belum begitu kuat, bahkan belum ada balai besar yang itu masih dalam proses. Jadi harapannya apa yang di gagas oleh Pak Kadis ini dapat berjalan, agar cita-cita SMK Negeri 2  menjadi SDC bisa terwujud,” pungkasnya. (ano/ask)

Respon (11)

  1. Excellent post. I was checking continuously this blog and I’m impressed! Extremely useful information specially the last part 🙂 I care for such info much. I was seeking this particular info for a very long time. Thank you and good luck.

  2. Ping-balik: ufabtb
  3. Heya i am for the first time here. I came across this board and I find It truly useful & it helped me out much. I hope to give something back and help others like you helped me.

  4. Some truly wonderful info , Sword lily I noticed this. “We must learn our limits. We are all something, but none of us are everything.” by Blaise Pascal.

  5. Greetings from Florida! I’m bored at work so I decided to check out your site on my iphone during lunch break. I love the information you provide here and can’t wait to take a look when I get home. I’m shocked at how quick your blog loaded on my phone .. I’m not even using WIFI, just 3G .. Anyhow, very good site!

Komentar ditutup.