Gadis 13 Tahun di Taliabu Diduga Diperkosa Ayah Tiri

Kapolsek Taliabu Barat, AKP Roy Berman. (Yasin/NMG)

PENAMALUT.COM, TALIABU – Seorang gadis 13 tahun di Kabupaten Taliabu, sebut saja Mawar, diduga diperkosa ayah tiri.

Kejadian tak senonoh itu dilakukan pelaku yang diketahui berinisial AH kepada korban sejak tahun 2020 lalu. Saat itu, korban masih berusia 11 tahun.

Korban diancam akan dibunuh jika membuka suara. Tercatat sudah sebanyak empat kali aksi bejat itu dilakukan pelaku di dua tempat yang berbeda. Sekali dilakukan di penginapan, dan sisanya di rumah.

Baru-baru ini, korban yang tak tahan lagi dengan perlakuan ayah tirinya itu akhirnya melaporkan kepada paman korban, Ardiansyah.

Mendegar hal itu, Ardiansyah lalu mengadukan masalah tersebut ke Bhabinkamtibmas desa setempat. Bhabinkamtibmas lalu mengarahkan korban dan pamannya untuk membuat laporan di Polsek Taliabu Barat.

Kapolsek Taliabu Barat, AKP Roy Berman Simangunsong membenarkan telah menerima laporan tersebut yang dilaporkan paman korban pada 12 Maret 2022 lalu.

Pelaku pencabulan, kata Roy, merupakan ayah tiri korban. Saat ini polisi baru meminta keterangan korban, ibu dan pamannya.

“Hari ini kita minta keterangan ibu korban. Untuk keterangan dari paman dan korban sendiri sudah,” kata Kapolsek kepada wartawan, Kamis (24/3).

Kapolsek juga mengatakan untuk terduga pelaku pencabulan saat ini masih dalam pencarian polisi, lantaran telah melarikan diri.

“Saat dilaporkan, Bhabinkamtibmas langsung mencari pelaku di rumahnya, namun tidak ada lagi di rumah. Tapi informasi dari warga, pelaku masih berada di sekitar Kecamatan Taliabu Utara. Kita sedang menyelidikinya,” ujarnya mengakhiri. (ysn/ask)

Respon (7)

  1. Ping-balik: sciences diyyala
  2. Ping-balik: 토렌트 사이트
  3. Hello there! Do you know if they make any plugins to protect against hackers? I’m kinda paranoid about losing everything I’ve worked hard on. Any recommendations?

  4. naturally like your website but you need to check the spelling on quite a few of your posts. A number of them are rife with spelling issues and I find it very bothersome to inform the truth on the other hand I?¦ll certainly come back again.

Komentar ditutup.