Pusing Urus Pertambangan, AGK: Bisa-bisa Saya Masuk Bui

Gubernur Maluku Utara, Abdul Gani Kasuba. (Penamalut)

PENAMALUT.COM, TERNATE – Gubernur Maluku Utara, Abdul Gani Kasuba mengaku pusing mengurus perusahaan pertambangan yang beroperasi di Provinsi Maluku Utara.

Hal ini disampaikan Gubernur yang akrab disapa AGK itu pada saat rapat koordinasi dan supervisi sektor pertambangan pada tujuh provinsi yang digelar Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI, di Sahid Bela Hotel, Kota Ternate, Maluku Utara, Selasa (29/3).

Menurutnya, terkait pengelolaan pertambangan ini sudah jauh-jauh hari sejak dirinya masih menjadi Wakil Gubernur hingga Gubernur, ia sangat mendukung penuh agar persoalan pertambangan dikemabalikan ke Pemerintah Pusat.

“Karena terus terang saja, sebagai seorang uztad, persoalan tambang ini bisa-bisa saya masuk bui dan tidak dapat apa-apa. Karena itu, waktu pertemuan saya sangat setuju sekali masalah tambang ini dikembalikan ke pusat. Kita terus terang pusing,” tuturnya.

Ia mengaku, beberapa bulan lalu sebanyak 34 Gubernur se Indonesia melakukan pertemuan dengan Presiden Joko Widodo. Dalam pertemuan tersebut, Gubernur juga menyampaikan ke Presiden bahwa ia mendengar ada beberapa perusahaan pertambangan di Maluku Utara yang menerima sekitar 600 sampai 700 miliar hasil pertambangan ke pusat langsung.

“Terus saya bilang ke Bapak Presiden, tolong berikan kita sepertiga saja, supaya kita gunakan untuk pembangunan infrastruktur. Jangan semuanya,” ujarnya.

Perusahaan-perusahaan pertambangan yang ada di Maluku Utara ini, lanjut AGK, lautnya 70 persen, tapi 30 persen darat itu sudah habis. Dan hasilnya semua ke Jakarta.

“Saya berguarau sama Gubernur DKI Jakarta, kantor semuanya di Jakarta, kita tidak punya kantor. Jadi seluruh hasilnya ke Jakarta, bagi-bagilah kita di Maluku Utara untuk hasilnya,” kata Gubernur dua periode itu yang disambut gelak tawa peserta Rakoor.

Ia juga mengungkapkan bahwa negeri ini paling kaya, akan tetapi masih saja menyimpan kemiskinan. Untuk itu, ia berharap KPK bisa membantu.

“Kita semua tau Maluku Utara hasilnya berapa, Papua hasilnya berapa kita bisa tau. Sehingga kita saling menginformasikan hasil-hasil tambang kita,” pungkasnya. (tr1)

Respon (42)

  1. Today, while I was at work, my cousin stole my iPad and tested to see if it can survive a 30 foot drop, just so she can be a youtube sensation. My apple ipad is now destroyed and she has 83 views. I know this is completely off topic but I had to share it with someone!

  2. Whats up very cool web site!! Guy .. Beautiful .. Superb .. I’ll bookmark your site and take the feeds additionally?KI am satisfied to search out a lot of helpful information right here in the publish, we want develop more strategies in this regard, thanks for sharing. . . . . .

  3. Great goods from you, man. I have understand your stuff previous to and you are just extremely wonderful. I really like what you’ve acquired here, certainly like what you’re stating and the way in which you say it. You make it enjoyable and you still take care of to keep it sensible. I can not wait to read much more from you. This is really a great site.

  4. of course like your web site but you have to check the spelling on quite a few of your posts. Several of them are rife with spelling problems and I in finding it very troublesome to tell the truth on the other hand I’ll definitely come back again.

  5. Ping-balik: darkweb market place
  6. You made some first rate points there. I appeared on the web for the difficulty and located most individuals will associate with together with your website.

  7. Ping-balik: สล็อต
  8. Great post and right to the point. I am not sure if this is truly the best place to ask but do you people have any ideea where to hire some professional writers? Thanks in advance 🙂

  9. I love your blog.. very nice colors & theme. Did you create this website yourself? Plz reply back as I’m looking to create my own blog and would like to know wheere u got this from. thanks

  10. Akhirnya kita keterlambatan pembangunan krn hasil dari pertambangan di serahkan ke pusat baru minta utk di berikan lagi ke kita..seharusnya hsil kita jdi terserah kita mo kasih ke pusat berapa bukan sebaliknya .

Komentar ditutup.