Pertamina Ternate Dinilai Melanggar Hukum

Muhammad Konoras. (Karno/NMG)

PENAMALUT.COM, TERNATE – Tumpahnya bahan bakar minyak (BBM) di laut Kelurahan Jambula, Kecamatan Pulau Ternate, Kota Ternate, yang diduga berasal dari pipa minyak milik Pertamina yang bocor mengakibatkan perairan Jambula tercemar.

Kejadian ini terjadai pada Rabu (6/4) lalu. Informasinya, warga maupun nelayan setempat mengalami sesak nafas atas tumpahnya minyak tersebut. Hal ini membuat warga Jambula memblokade jalan dan melakukan aksi dalam dua hari terakhir ini.

Insiden ini membuat praktisi hukum Muhammad Konoras angkat bicara. Ia mengatakan bahwa bocornya pipa minyak milik PT. Pertamina yang mengakibatkan tercemarnya laut di sekitar Kelurahan Jambula harus menjadi tanggungjawab penuh pihak Pertamina. Karena ini bisa saja merusak ekosistem yang ada di laut itu.

Ia menilai tumpahnya minyak ke laut ini tidak hanya terjadi di seputar perairan Jambula saja, namun bisa saja merambat sampai ke laut sekitarnya, separti Pulau Maitara dan Tidore.

“Oleh karena itu aparat penegak hukum harus segera melakukan tindakan hukum berupa penyelidikan untuk memastikan pertanggungjwaban pihak PT. Pertamina dari aspek pidananya,” ujarnya kepada wartawan Nuansa Media Grup (NMG), Jumat (8/4).

Konoras menyarankan agar masyarakat melalui LSM lingkungan bisa melaporkan PT. Pertamina ke pihak yang berwajib untuk diproses secara hukum, baik perdata maupun pidana. karena Undang-Undang Nomor 32 tahun 2009 tentang pengelolaan lingkungan hidup, mengatur tentang hal tersebut.

“Dan bisa juga masyarakat mengajukan gugatan legal standing ke Pengadilan Perdata,” sebutnya.

Terlepas dari itu, kata Ketua Peradi Kota Ternate ini, sepatutnya Wali Kota Ternate atau DPRD wajib mengundang Pihak PT. Pertamina untuk meminta penjelasan terkait dengan adanya pipa yang bocor itu. Ia juga meyarankan agar Pemerintah Kota Ternate dan DPRD mencarikan solusi agar masyarakat Jambula dan sekitarnya bisa tenang dan tidak melakukan hal-hal di luar aturan hukum.

Menurut dia, selain dari masalah tumpahnya minyak, selama ini pihak PT. Pertamina terkesan mengabaikan SPBU-SPBU di Kota Ternate yang menjual minyak ke para pengecer menggunakan galon yang kemudian menjual kembali kepada masyarakat.

“Ini sangat melanggar aturan, tapi Pertamina hanya diam membisu,” tandasnya. (tox/ask)

Respon (9)

  1. Ping-balik: non gamstop casinos
  2. Oh my goodness! a tremendous article dude. Thank you Nonetheless I’m experiencing concern with ur rss . Don’t know why Unable to subscribe to it. Is there anybody getting similar rss problem? Anyone who knows kindly respond. Thnkx

  3. I believe this site has some real great info for everyone. “The penalty of success is to be bored by the attentions of people who formerly snubbed you.” by Mary Wilson Little.

  4. certainly like your website but you need to take a look at the spelling on quite a few of your posts. Several of them are rife with spelling problems and I to find it very troublesome to inform the reality nevertheless I?¦ll definitely come again again.

Komentar ditutup.