PKS Kota Ternate Tebar Spanduk Tolak Kenaikan Harga BBM

Spanduk penolakan kenaikan harga BBM bersubsidi yang dibentangkan di salah satu titik kota Ternate.

PENAMALUT.COM, TERNATE – DPD Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kota Ternate menyatakan sikap menolak kebijakan kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi jenis Pertalite dan Solar.

Amatan Nuansa Media Grup (NMG) di lapangan, spanduk PKS Kota Ternate untuk menolak kenaikan harga BBM itu terdapat di sejumlah titik di Kota Ternate, Rabu (7/9) dinihari sekira pukul 01.30 WIT.

Flyer penolakan kenaikan harga BBM bersubsidi.

Sebagian besar spanduk itu memang sengaja dibentangkan di tempat-tempat strategis, yakni di pertigaan jalan di depan Prima Foto, Kecamatan Ternate Tengah, Kelurahan Toboleu dan Dufa-dufa, Kecamatan Ternate Utara serta Kelurahan Bastiong, Kecamatan Ternate Selatan.

“Kebijakan menaikkan harga BBM bersubsidi jenis Solar dan Pertalite ini dipastikan akan meningkatkan angka kemiskinan dan pengangguran,” ujar Ketua DPD PKS Kota Ternate, Hariadi Hardy.

Menurutnya, kebijakan pemerintah mengeluarkan Bansos senilai Rp 24,17 triliun dalam bentuk bantuan langsung tunai (BLT), bantuan subsidi upah (BSU) dan mengalokasikan 2 persen dana transfer umum pemerintah daerah untuk sektor transportasi umum, ojek, dan nelayan, tidak terlalu banyak membantu.

Sedangkan, alokasi besaran Bansos tidak sebanding dengan tekanan ekonomi yang dihadapi oleh masyarakat akibat dampak Covid-19 dan angka inflasi yang sudah tinggi sebelumnya.

Terlebih, penyaluran Bansos selama ini banyak catatan, ketidakakuratan data, tidak tepat sasaran dalam penyaluran hingga terjadinya korupsi.

“Kami turut mendesak pemerintah meninjau kembali kebijakan tersebut. Karena bagi kami, masyarakat membutuhkan keberpihakan dan kepedulian yang nyata dari pemimpinnya,” tandasnya. (tan)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.