MAJANG  

BPS Gandeng Pemkot Ternate Gelar Rakorda Pendataan Awal Regsosek

PENAMALUT.COM, TERNATE – Badan Pusat Statistik (BPS) menggelar rapat kordinasi daerah bersama Pemerintah Kota Ternate, mengenai pendataan awal registrasi sosial ekonomi (Regsosek).

Kepala BPS Kota Ternate, Haris Arrosid mengatakan, dari proses seleksi berkas, dari 700 orang pendaftar yang tersaring, tinggal 293 orang petugas. Setelah itu akan dilanjutkan ke tahap uji wawancara.

Menurutnya, tujuan dari perekrutan tersebut untuk menyediakan sistem profil basis data penduduk seperti kondisi sosial, ekonomi dan tingkat kesejahteraan masyarakat.

“Terkait dengan perekrutan petugas pendataan di lapangan ini, kami sudah tutup sejak 18 September 2022,” ujarnya, Rabu (21/9).

“Sehingga bagi siapa yang lolos seleksi berkas administrasi, kami akan panggil tes wawancara untuk menentukan yang layak menjadi petugas pendata di lapangan,” sambungnya.

Haris juga mengimbau kembali bagi yang lolos uji wawancara, akan dilanjutkan hingga mengikuti pelatihan. Setelah dari tahap itu, kata dia, pihaknya akan turun di lapangan pada 15 Oktober hingga 14 November 2022 mendatang.

Setelah itu, lanjut dia, akan dilakukan pelatihan, meliputi data di komputer sampai akhir tahun. Kemudian dikirim ke pusat untuk dilakukan peningkatan agar di bawa ke tingkat forum komunikasi publik.

“Forum komunikasi, komunikasi publik, tingkat lurah, tokoh masyarakat, Ketua Rukun Tetangga (RT) dan petugas BPS,” jelasnya.

Ia bilang, forum komunikasi tersebut merupakan musyawarah sistem sesuai yang diinput pada komputer karena data sudah diambil, seperti data pribadi nomor induk Kartu Tanda Penduduk (KTP) dan Kartu Keluarga (KK) ini akan ditanyakan juga terkait dengan tingkat pendidikannya, serta kesehatan yang di alaminya.

Selain itu, data perlindungan sosialnya juga akan ditanyakan terkait dengan bantuan sosial apa yang sudah pernah diterima yang bersangkutan dan aset yang dimilikinya tetap atau tidak akan di data.

“Olehnya itu, kami juga targetkan akan mendata profil keluarga, warga Ternate dan menjadikan basis data untuk program sosial dan sumber daya masyarakat lainya,” pungkasnya. (udi/tan)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.