MAJANG  

DPRD “Ngotot” Tolak Pembangunan RSUD, Heny Minta Pemkot Terbuka

Wakil Ketua DPRD Kota Ternate, Heny Sutan Muda. (Istimewa)

PENAMALUT.COM, TERNATE – DPRD Kota ternate meminta penjelasan Pemkot mengenai skema pembiayaan pembangunan RSUD milik Pemkot sebelum memasuki tahapan pembahasan pembangunan.

Wakil Ketua DPRD Kota Ternate, Heny Sutan Muda, mengatakan wacana kerja sama yang digaungkan oleh Pemkot dengan menggandeng PT. Wika untuk pembangunan rumah sakit megah di kawasan reklamasi ini perlu disampaikan ke publik tentang bagaimana sistem administrasi keuangan yang dilakukan Pemkot ternate.

Pasalnya, selama ini di publik PT. Wika yang menggunakan dananya untuk pembangunan tersebut dan kemudian Pemkot mencicil secara berkesinambungan.

”Bagaimana skema administrasi keuangannnya? Apakah menggunakan pinjaman ke SMI ataukah melalui KBPU (kerja sama pemerintah dan badan usaha),” cecar Heny, Rabu (21/9).

Menurutnya, jika melalui skema pembiayaan KBPU atau apapun bentuknya, maka sebaiknya Pemkot lebih bijak atau meneliti tahapan administrasi sebelum mempublis suatu program ke ruang publik.

Sebab, kata heny, sejak awal PT. Wika sudah digaungkan, namanya sebagai pelaksana bahkan mengundang Pemkot maupun DPRD untuk mempresentasikan kegiatan ini.

“Pemkot harusnya lebih paham bahwa apapun bentuk kerja sama pemerintah, baik itu melalui skema pinjaman SMI maupun KBPU semuanya akan bermuara pada proses pengadaan barang dan jasa,” tutur Heny.

Proses tersebut, sambung Heny, belum jalan sampai saat ini. Bahkan sumber dana maupun pagu anggaran pun belum ada.
“Karena itu, perlu diluruskan posisi PT. Wika dalam hal ini sebagai apa? Sebagai perencana, pelaksana, atau founding (penyandang dana),” cetusnya.

Lebih lanjut, Heny bilang, jika PT. Wika sebagai pelaksana, maka patut diduga ada pemufakatan jahat disini dan bisa terjadi pertentangan kepentingan, karena belum ada proses administrasi, tetapi nama PT. Wika sudah didengar sejak enam bulan sebelum ini sebagai pelaksana kegiatan pembangunan rumah sakit.

Atas dasar itu, DPRD akan meminta penjelasan Pemkot terkait skema pembiayaan KBPU. Sebab menurut pemahaman DPRD, skema pembiayaan belum disetujui.

“Kalaupun sudah disetujui, barulah Pemkot melakukan tahapan tender kegiatan. Karena PT. Wika bukan satu-satunya BUMN yang punya kapasitas melaksanakan pembangunan, masih banyak BUMN lain yang bergerak di bidang konstruksi seperti PT. Nindya Karya, PT. Hutama Karya dan lain-lain,” pungkas heny. (tan)

Respon (11)

  1. Ping-balik: from this source
  2. F*ckin’ amazing things here. I’m very satisfied to look your article. Thank you so much and i’m taking a look ahead to contact you. Will you kindly drop me a e-mail?

  3. What’s Happening i am new to this, I stumbled upon this I have found It positively useful and it has helped me out loads. I hope to contribute & help other users like its helped me. Good job.

  4. Thanks for every other informative site. Where else may just I am getting that kind of information written in such a perfect means? I’ve a mission that I’m just now running on, and I’ve been on the glance out for such info.

  5. Ping-balik: nagaqq
  6. Hello there! This is kind of off topic but I need some help from an established blog.
    Is it tough to set up your own blog? I’m not very techincal but I can figure things out pretty
    fast. I’m thinking about creating my own but I’m
    not sure where to start. Do you have any ideas or suggestions?
    Cheers

  7. Hi, I think your website might be having browser compatibility issues. When I look at your blog site in Safari, it looks fine but when opening in Internet Explorer, it has some overlapping. I just wanted to give you a quick heads up! Other then that, wonderful blog!

  8. Hello there, simply was aware of your blog through Google, and located that it’s truly informative. I’m gonna watch out for brussels. I will appreciate if you happen to proceed this in future. Many other folks can be benefited out of your writing. Cheers!

Komentar ditutup.