MAJANG  

Diduga Minta “Pelicin” ke PKL, Oknum Dishub Ternate Terancam Dimutasi

Plt. Kepala Dinas Perhubungan Kota Ternate, Anwar Hasjim. (Udi/NMG)

PENAMALUT.COM, TERNATE – Oknum petugas Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Ternate yang diduga melakukan pungutan liar (Pungli) terhadap pedagang kaki lima (PKL) dan penjual pulsa terancam dimutasi.

Dugaan pungli itu terjadi di sepanjang Jalan Pahlawan Revolusi, Kecamatan Ternate Tengah, Kota Ternate, Kamis (13/10).

“Saya sudah mendengar adanya praktik dugaan Pungli oleh oknum staf saya kepada para PKL dan penjual pulsa,” kata Plt. Kadishub Kota Ternate, Anwar Hasjim.

Fatalnya lagi, kata Anwar, PKL dan penjual pulsa ini rupanya sudah memberikan “suap” kepada oknum petugas Dishub agar bisa diizinkan berjualan di badan jalan.

“Setahu saya PKL atau mobil penjual pulsa tidak diterapkan penarikan retribusi, terutama di kawasan Jalan Pahlawan Revolusi. Tapi sudah terjadi, maka hal itu ada indikasi Pungli pada wilayah tersebut. Untuk itu, nanti saya turun langsung mengkroscek berapa jumlah besaran uang yang disetor pihak PKL ke oknum petugas,” tuturnya.

Anwar mengaku, pihaknya masih mendalami dugaan Pungli tersebut terhadap oknum stafnya. Apalagi stafnya itu menduduki salah satu jabatan strategis di Dishub Ternate.

“Meski yang bersangkutan memiliki jabatan yang strategis, namun ketentuan Pungli harus ditindak tegas sesuai dengan peraturan yang berlaku dan ancamannya bisa kena sanksi mutasi,” tegasnya.

Selain itu, Anwar mengklaim bahwa salah satu faktor penyebab pendapatan asli daerah (PAD) tidak pernah tercapai realisasinya di tahun 2022 ini, karena pemicunya adalah oknum petugas yang kerap melakukan Pungli.

“Karena target PAD di Dishub Ternate tahun 2022 ini senilai Rp 6 miliar dalam setahun. Namun, kenyataannya tak pernah sesuai dengan harapan, padahal sudah masuk triwulan IV, tapi baru mencapai Rp 1,2 miliar,” tandasnya. (udi/tan)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *