Polda Tegaskan Serius Usut Dugaan Korupsi Pengadaan Obat di Dinkes Halbar

Direktur Ditreskrimsus Polda Malut, Kombes Pol Afriadi Lesmana. (Aksal/NMG)

PENAMALUT.COM, TERNATE – Polda Maluku Utara melalui Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) menegaskan tetap mengusut dugaan korupsi pengadaan obat di Dinas Kesehatan Kabupaten Halmahera Barat senilai Rp 2,2 miliar.

Hal ini disampaikan Direktur Ditreskrimsus Polda Malut, Kombes Pol Afriadi Lesmana kepada Nuansa Media Grup (NMG) saat ditemui, Senin (7/11) tadi.

”Kasus ini masih kami tangani. Sementara masih dalam proses penyelidikan,” jelasnya.

Menurut Afriadi, ia belum mendapat laporan dari Kasubdit terkait perkembangan penyelidikan kasus ini.

”Kalau sudah ada perkembangan, pasti kami sampaikan ke publik,” ujarnya.

Ia bilang, selama penyelidikan berlangsung, penyidik sudah memeriksa sejumlah saksi, termasuk Kepala Dinas Kesehatan Halbar dan Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK). Ia juga menegaskan kasus ini akan ditangani secara serius.

”Proses hukumnya sementara jalan dengan pemeriksaan saksi. Kami akan sampaikan perkembangannya,” tandasnya.

Sekadar diketahui, dugaan kasus tender obat ini awalnya diusut Polres Halmahera Barat, kemudian diambialih Ditreskrimsus Polda Malut. Selama proses hukum di Polres Halbar, penyidik sudah memeriksa sejumlah saksi, termasuk Kepala Dinas Kesehatan dan PPTK. (gon/ask)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *