Purbaya: Utang Pihak Ketiga Sudah 50 Persen Dibayar

Kepala BPKAD Malut, Ahmad Purbaya.

PENAMALUT.COM, SOFIFI – Utang pihak ketiga sebesar Rp 158 miliar yang melekat di Dinas PUPR sudah terbayarkan separuhnya. Ini disampaikan Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BKPAD) Malut, Ahmad Purbaya.

Menurut dia, utang pihak ketiga tergantung dilihat dari hasil laporan keuangan yang disampaikan dalam Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP).

“Jadi LHP keluar baru kita bisa lihat posisi utang sebenarnya. Kalau sebenarnya utang pihak ketiga tidak terlalu besar, yang besar itu hanya SMI 132 miliar ditambah dengan utang DBH kabupaten/kota yang saat ini lagi dicicil juga,” tuturnya kepada wartawan, Selasa (30/5).

”Yang jelas sudah separuh terbayarkan, dari kisaran empat ratusan juta,” jelasnya.

Sementara untuk SMI, pihaknya kemarin sudah melakukan pembayaran pokok dan bunga sebesar Rp 25 miliar.

”Jadi yang penting kita bisa atur manajemen kas. Dan ini saya sudah sampaikan ke Sekda bagaimana caranya optimalisasi pendapatan itu yang penting. Intinya keuangan tetap siap kalau duit tersedia,” terangnya. (ano/ask)

Respon (1)

Komentar ditutup.