PENAMALUT.COM, TERNATE – Harta kekayaan Kepala Bagian Umum (Kabag) Sekretariat DPRD Provinsi Maluku Utara, Zulkifli Bian, hanya Rp 500 juta.
Nilai kekayaan ini sebagaimana tercantum dalam Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) yang dilaporkan Zulkifli pada 15 Maret 2024 saat awal menjabat sebagai Kabag Umum Setwan. Harta kekayaan Zulkifli Bian ini pun diragukan publik.
Praktisi Hukum, Agus R. Tampilang, menyatakan keraguannya terhadap harta yang dilaporkan orang dekat Sekwan Abubakar Abdullah itu.
“Kalau memang dia (Zulkifli Bian) melaporkan harta kekayaannya dan tidak sesuai, maka ini menjadi temuan. Sebab masih ada sisa harta yang diduga tidak dilaporkan,” tutur Agus, Selasa (20/5).
Menurutnya, tidak mungkin seorang Zulkifli Bian hanya memiliki harta kekayaan di angka ratusan juta. Apalagi dia diduga mengelola beberapa proyek dengan nilai miliaran rupiah yang melekat pada Sekretariat DPRD Provinsi Maluku Utara.
Sehingga itu, Agus meminta pihak kepolisian agar menyelidiki harta kekayaan Zulkifli Bian tersebut.
Dia juga mendesak pihak berwenang untuk memeriksa kembali harta kekayaan yang disampaikan mantan Kasubag Humas Setwan Malut itu.
“KPK harus menghitung harta kekayaan ini agar supaya menelusuri lebih jauh lagi, apabila hanya melaporkan Rp 500 juta. Begitu juga Polda dan Kejati, ini adalah informasi publik. Maka sudah selayaknya dipanggil dan dimintai keterangan, apakah tindakan bersangkutan mengarah pada tindak pidana atau tidak,” pintanya.
Sekadar diketahui, Zulkifli tercatat melaporkan LHKPN pada 15 Maret 2024 saat awal menjabat sebagai Kabag Umum Setwan. Sebelumnya, ia merupakan Kepala Sub Bagian (Kasubag) Humas Setwan.
Dari daftar LHKPN, Zulkifli memiliki sebuah tanah dan bangunan seluas 234 m2/260 m2 yang terletak di Kecamatan Ternate Tengah, Kota Ternate. Rumah mewah beserta tanah itu hanya tercatat senilai Rp 300 juta.
Selain itu, ia juga memiliki sebuah kendaran mobil Honda Jazz tahun 2020 senilai Rp 200 juta. Zulkifli juga tercatat memiliki harta bergerak senilai Rp 5.485.009, kas dan setara kas senilai Rp 2.376.000, serta tidak memiliki utang. Total harta kekayaan sebesar Rp 507.861.009. (nox/ask)












