DAERAH  

Wawali Tidore Terima Kunjungan Ahli Arkeologi Bawah Air

PENAMALUT.COM, TIDORE – Wakil Wali Kota Tidore Kepulauan, Ahmad Laiman, menerima audiensi dengan ahli arkeologi bawah air, Prof. Dr. Martin Polkinghorne dari Flinders University Australia dan Nia Naelul Hasanah Ridwan, S.S., M.Soc.Sc. di ruang kerjanya, Senin (7/7).

Kunjungan ini mempererat silaturahmi sekaligus meminta dukungan terkait Kegiatan Lokakarya yang merupakan bagian dari kegiatan lapangan Flinders University didukung oleh Kementerian Kelautan dan Perikanan dan Kementerian Kebudayaan.

Wakil Wali Kota Ahmad Laiman menyampaikan Pemerintah Kota Tidore Kepulauan pada prinsipnya sangat mendukung terkait dengan kegiatan lokakarya ini, karena Kota Tidore sangat dikenal sebagai Kota Rempah.

Menurutnya, kegiatan seperti ini sangat berharga bagi Kota Tidore yang dulunya penuh dengan nilai-nilai yang telah diwariskan oleh pendahulu yang begitu berharga. Sehingga perlu adanya kearifan tertentu yang bisa menjaga dan melakukan yang terbaik agar tidak merugikan masa depan daerah, bahkan mungkin masa depan bangsa termasuk masa depan ilmu pengetahuan.

“Kegiatan ini diharapkan dapat bermanfaat untuk masyarakat Kota Tidore Kepulauan,” harapnya.

Sementara Assoc. Professor in Archaeology, Flinders University Australia, Prof. Dr. Martin Polkinghorne, mengatakan lokakarya ini bertujuan untuk menggali dan menyampaikan informasi kepada seluruh pihak terkait di Kota Tidore Kepulauan terkait warisan budaya bawah air di Tidore dan untuk bersinergi dalam melakukan penilaian kembali pentingnya warisan budaya situs kapal karam bersejarah di perairan Tidore yang telah diangkat secara komersial dan pernah dijarah.

Prof. Dr. Martin Polkinghorne berharap lanskap budaya bawah laut menjadi sumber pengetahuan dan kebanggaan bagi masyarakat Tidore serta dapat menjadi sumber penghidupan dan pertumbuhan ekonomi di masa depan.

Lanjutnya, ada beberapa kegiatan yang akan di gelar diantaranya Lokakarya bersama masyarakat lokal, pemangku kepentingan, dan institusi pemerintah, Pelatihan dan peningkatan kapasitas terkait penanganan artefak dan pengelolaan situs warisan bawah air, Observasi arkeologis dan Pelaksanaan penenggelaman kembali sejumlah artefak bawah air yang diangkat pada tahun 1990-an dari Situs Tongowai ke lokasi asalnya di perairan Tidore, bekerja sama dengan Kementerian Kebudayaan dan Kementerian Kelautan dan Perikanan

Turut hadir Kepala Dinas Pariwisata Kota Tidore Kepulauan Daud Muhammad, Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Hamid A. Latif, Kepala Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan Ridwan Hadji, Kasubag Perencanaan dan Keuangan  Dinas Kelautan dan Perikanan Kota Tidore Kepulauan Sardy Marsaoly serta perwakilan Penyuluh Perikanan.