DAERAH  

Hadiri Parenting Day, Wali Kota dan Bunda Paud Ajak Kolaborasi Orang Tua dan Guru

PENAMALUT.COM, TIDORE – Wali Kota Tidore Kepulauan Muhammad Sinen bersama Bunda PAUD Hj. Rahmawati Muhammad Sinen menghadiri Parenting Day dalam rangka HUT ke 20 HIMPAUDI Kota Tidore. Kegiatan ini terlaksana atas kolaborasi Pokja Bunda PAUD dan HIMPAUDI Kota Tidore, bertujuan untuk kampanye wajar 1 tahun Prasekolah dan 7 KAIH serta pentingnya PAUD, bertempat di Pendopo Open Space, Selasa (26/8).

Wali Kota Muhammad Sinen dalam kesempatan itu menyampaikan, Parenting Day ini berbicara tentang kolaborasi antara orang tua dan guru PAUD yang ada di sekolah. Harus diketahui bersama bahwa anak di sekolah hanya sekitar 2 hingga 3 jam saja, sementara waktu anak-anak berada di rumah bersama orang tua jauh lebih banyak.

“Jadi butuh kolaborasi antara orang tua dan guru di sekolah. Untuk mewujudkan generasi emas 2045, sudah harus dimulai saat ini, apalagi di era globalisasi seperti saat ini, para tenaga pendidik, orang tua maupun pemerintah daerah harus berperan aktif membentuk mental anak-anak terutama ilmu agama, karena itu merupakan dasar yang kuat. Anak-anak juga didasari dengan rasa cinta akan tanah air dengan berjiwa Pancasila,” ujarnya.

Lebih lanjut, orang nomor satu di Kota Tidore Kepulauan ini juga meminta perhatian kepada para orang tua agar dapat mendukung program wajib 1 tahun prasekolah bagi setiap anak, serta menginstruksikan agar Dinas Pendidikan dapat melakukan survey kebutuhan sekolah PAUD yang layak untuk menunjang keberlangsungan belajar anak-anak di sekolah kedepannya.

Senada, Ketua Tim Penggerak PKK yang juga selaku Bunda PAUD Kota Tidore Kepulauan Hj Rahmawati Muhammad Sinen dalam sambutannya mengatakan, pendidikan harus dilakukan secara kooperatif antara keluarga, sekolah dan masyarakat. Keluarga merupakan pusat pendidikan pertama dan terpenting, karena keluargalah pondasi utama pembentukan kecerdasan intelektual dan kecerdasan emosional.

Selaku Bunda Paud dia meyakini pendidikan tidak akan menjadi lebih baik, jika tidak ada sinergi antara orang tua/wali dan anaknya. Karena itu, Parenting sebagai salah satu bagian dari kurikulum pada program, di mana parenting bertujuan untuk memberi wawasan tentang pentingnya pola asuh dan didikan anak di rumah oleh orang tua, terlepas dari yang diajarkan oleh para tenaga pengajar di sekolah.

Lebih lanjut, Ketua TP-PKK Kota Tidore Kepulauan ini menambahkan, kegiatan Parenting Day ini sangat penting. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan keharmonisan antara orang tua, guru dan anak serta mempererat hubungan antara orang tua dan sekolah.

“Semoga melalui kegiatan ini dapat memberikan pengetahuan pada guru-guru agar dapat memberikan motivasi kepada orang tua atau wali murid tentang konsep pendidikan anak usia dini,” tuturnya.

Rahmawati menyarankan agar mendidik dan mengembangkan anak menjadi pribadi yang baik, maka orang tua harus ikut memantau kegiatan anak di rumah, juga ikut membimbing dan mendidik anak.

“Jadi orang tua harus banyak belajar juga untuk memahami karakter anak. Mari Kita jadikan momentum Parenting Day ini sebagai awal untuk terus belajar, tumbuh bersama, dan saling menguatkan dalam peran sebagai orang tua, hal ini akan menjadi berkah dan bermanfaat bagi kita semua,” ajaknya.