PENAMALUT.COM, TIDORE – Ketua Komisi III DPRD Kota Tidore Kepulauan, Ardiansyah Fauji, meninjau langsung kondisi pagar Stadion Marimoi yang ambruk pada Selasa (17/2), sehari setelah kejadian.
Sebelumnya, pagar stadion tersebut roboh pada Senin (16/2) malam. Berdasarkan pantauan di lokasi, kerusakan terlihat cukup parah dengan panjang pagar yang terdampak diperkirakan mencapai lebih dari 100 meter.
Saat berada di lokasi, Ardiansyah mengecek titik pagar yang runtuh serta berdiskusi dengan warga sekitar guna mengetahui penyebab kejadian dan langkah penanganan yang akan diambil. Ia menegaskan bahwa aspek keselamatan masyarakat harus menjadi prioritas utama.
“Keselamatan masyarakat adalah prioritas utama. Kami akan segera berkoordinasi dengan instansi teknis untuk memastikan penyebab ambruknya pagar Stadion Marimoi ini,” ujarnya.
Ia menjelaskan, DPRD akan mendalami apakah kerusakan tersebut disebabkan oleh faktor cuaca ekstrem, kualitas konstruksi bangunan, atau faktor lain yang memerlukan perhatian serius.
Stadion Marimoi diketahui merupakan fasilitas publik yang kerap digunakan untuk berbagai kegiatan olahraga. Bahkan, stadion ini menjadi markas klub sepak bola Malut United dalam ajang Elite Pro Academy Super League yang saat ini tengah berlangsung.
Sebagai Ketua Komisi III yang membidangi pembangunan, infrastruktur, dan kesejahteraan rakyat, Ardiansyah memastikan pihaknya akan mendorong percepatan perbaikan agar stadion dapat kembali digunakan secara aman dan nyaman oleh masyarakat.
Ia juga mengimbau warga agar tidak mendekati area pagar yang rusak hingga proses perbaikan selesai, guna menghindari potensi risiko yang tidak diinginkan.












