DAERAH  

Ketua Komisi II DPRD Tidore Kritik Sentra IKM Tugulufa: Jangan Jadi Monumen Mangkrak

Ketua Komisi II DPRD Kota Tidore Kepulauan, Abdurrahman Arsyad.

PENAMALUT.COM, TIDORE — Ketua Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Tidore Kepulauan, Abdurrahman Arsyad, melontarkan kritik keras terhadap kondisi Gedung Sentral Promosi IKM Tugulufa yang hingga kini belum difungsikan secara maksimal dan terkesan terbengkalai.

Menurut Abdurrahman, alasan penyerahan pengelolaan gedung oleh dinas terkait atas nama Pemerintah Kota Tidore Kepulauan kepada pihak ketiga seperti Dekranasda tidak boleh dijadikan dalih berlarut-larut tanpa kejelasan realisasi.

“Jangan sampai ini hanya jadi opini atau wacana yang terus digulirkan tanpa tindakan nyata. Kalau memang mau dijalankan, jalankan dengan serius. Lebih cepat lebih baik,” tegasnya, 11 Februari 2026.

Ia menilai, keberadaan Sentra IKM seharusnya menjadi motor penggerak ekonomi lokal. Jika diaktifkan secara serius dan diisi produk unggulan daerah, perputaran ekonomi masyarakat diyakini akan ikut terdongkrak.

Sebaliknya, lanjut dia, jika dibiarkan kosong dan tidak terurus, gedung tersebut hanya akan menjadi simbol kegagalan pengelolaan program pemberdayaan pelaku IKM.

Abdurrahman juga menyoroti lemahnya peran organisasi perangkat daerah (OPD). Ia menegaskan, setiap OPD yang menerima kunjungan tamu dari luar daerah semestinya menjadikan Sentral Promosi sebagai salah satu rute utama kunjungan.

“Kalau OPD sendiri tidak mendorong, lalu siapa lagi? Ini gedung dibangun untuk kepentingan pelaku IKM, bukan untuk dibiarkan tanpa aktivitas,” pungkasnya.