PENAMALUT.COM, WEDA – Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto meresmikan ekspor perdana baterai kendaraan listrik sekaligus sejumlah proyek industri di kawasan Indonesia Weda Bay Industrial Park (IWIP), Kabupaten Halmahera Tengah, Provinsi Maluku Utara, Kamis (8/10).
Peresmian tersebut ditandai dengan peluncuran ekspor perdana baterai kendaraan listrik serta empat proyek industri yang memasuki tahap komersial dan groundbreaking tujuh proyek industri baru di kawasan IWIP.
Dalam sambutannya, Prabowo menegaskan komitmen pemerintah untuk menghormati, menjaga, dan mengamankan seluruh investasi yang ditanamkan di Indonesia.
“Saya di sini tegaskan komitmen pemerintah Republik Indonesia untuk menghormati dan mengamankan semua investasi dari manapun yang ditanamkan di bumi Indonesia,” tegas Prabowo.
Menurutnya, para investor dan mitra yang telah memberikan kepercayaan untuk berinvestasi di Indonesia merupakan bagian penting dalam pembangunan kesejahteraan dan kemakmuran bersama.
Prabowo menyebut IWIP telah mencapai nilai investasi sekitar 20 miliar dolar Amerika Serikat, dengan rencana pengembangan investasi tambahan sekitar 7 miliar dolar AS pada masa mendatang.
Seiring berkembangnya kawasan industri tersebut, penyerapan tenaga kerja disebut telah mencapai lebih dari 100 ribu orang.
“Sejak pengembangan kawasan ini, penyerapan tenaga kerja dilaporkan telah mencapai lebih dari 100 ribu orang,” ujarnya.
Prabowo juga menyinggung berbagai pihak yang selama ini memprediksi Indonesia akan mengalami krisis atau kolaps. Namun, setelah melihat langsung perkembangan kawasan industri IWIP, ia justru menilai masa depan Indonesia semakin cerah.
“Mereka-mereka yang mengatakan bahwa Indonesia gelap, collapse, Indonesia akan collapse, tiap bulan dinamakan kita akan collapse. Tapi hari ini saya datang, saya lihat masa depan Indonesia cerah,” katanya.
Presiden menilai perkembangan industri di kawasan Indonesia Timur menjadi sumber semangat tersendiri. Ia juga mengapresiasi kontribusi perusahaan-perusahaan di kawasan IWIP yang dinilai telah memberikan lapangan kerja bagi masyarakat, khususnya masyarakat Indonesia Timur.
Dalam kesempatan itu, Prabowo meminta pengelola kawasan industri tetap memperhatikan kesejahteraan pekerja, keselamatan kerja, serta tanggung jawab terhadap masyarakat sekitar.
Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga lingkungan, termasuk kualitas air dan udara serta pengelolaan limbah industri.
“Saya juga percaya saudara akan menjaga lingkungan, akan menjaga keselamatan, dan juga kita akan mempertahankan kualitas daripada air dan udara kita. Perhatikan pengelolaan limbah dengan baik,” tandasnya.
Prabowo menyebut ekspor perdana baterai kendaraan listrik menjadi langkah penting dalam agenda hilirisasi industri nasional.
“Hari ini ekspor perdana baterai kendaraan listrik adalah langkah penting. Ini adalah bukti nyata bahwa strategi hilirisasi kita benar dan akan kita teruskan dengan sebaik-baiknya,” tuturnya.
Lanjut Prabowo, pembangunan kawasan industri tersebut merupakan bagian dari perjalanan panjang pembangunan bangsa. Ia menegaskan bahwa keberhasilan hari ini tidak terlepas dari kebijakan dan keputusan pembangunan yang telah dilakukan para pemimpin sebelumnya.
“Pembangunan negara, nation building, bukan usaha yang singkat. Nation building adalah sebuah perjuangan dan perjalanan panjang. Nation building is a long march,” tandasnya.
Pada kesempatan tersebut, Prabowo secara resmi meluncurkan ekspor perdana baterai kendaraan listrik dan empat proyek industri yang memasuki tahap komersial.
Keempat proyek tersebut yakni Blue Sparking Energy, REPT Batteryo Indonesia, Pioneer Aluminium Industries, dan XCMG Indonesia Manufacturing.
Selain itu, Presiden juga meresmikan groundbreaking tujuh proyek industri di kawasan IWIP, yakni Guangqing Nickel Cobalt, INO Prima Material, Tinchi Materials Indonesia, Weda Bay Aluminium, Bintang Karya Aluminium, Flat Solar Energy Indonesia, dan Photon Guangqing Motor Indonesia.
Ia kemudian meresmikan seluruh proyek tersebut dengan mengucapkan basmalah.
“Bismillahirrahmanirrahim. Pada hari ini saya, Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, luncurkan ekspor perdana baterai kendaraan listrik dan empat proyek industri yang memasuki tahap komersial serta groundbreaking pembangunan tujuh proyek industri di kawasan Indonesia Weda Bay Industrial Park,” kata Prabowo.
Ia berharap kemitraan antara Indonesia dan para investor terus berkembang serta memberikan manfaat bagi masyarakat dan memperkuat perekonomian nasional.
“Semoga kemitraan kita dan persahabatan kita membawa kedua bangsa kita semakin erat, semakin dekat dan semakin membawa manfaat untuk rakyat kita bersama,” pungkasnya. (ask)













