Kasus “Kapal Nautika” Bakal Terang, Sehari Dua Kejati Gelar Ekspos

  • Bagikan
Kantor Kejati Malut. (Istimewa)
banner 468x60

PENA – Teka-teki siapa pelaku dibalik kasus kapal nautika yang diduga merugikan keuangan negara hingga miliaran rupiah segera terungkap secara jelas.

Ini setelah tim penyelidik tindak pidana khusus (Pidsus) Kejaksaan Tinggi Maluku Utara dalam waktu dekat akan menggelar ekspos dugaan korupsi pengadaan kapal nautika dan pengadaan alat simulator pada Dinas  Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Malut tahun 2019.

Asisten Pidana Khusus Kejati Malut, Muh. Irwan mengatakan bahwa kasus dugaan korupsi pengadaan kapal nautika akan dilakukan ekspos di internal Pidsus secepatnya.

Saat ini untuk audit dari Badan Pengawas Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Perwakilan Malut terhadap kerugian negara baru dimulai. Akan tetapi audit dari ahli sudah ada. “Kita sudah kantongi audit dari ahli,” katanya saat dikonfirmasi, Rabu (3/2).

Menurutnya, setelah dilakukan ekspos di internal, maka pihaknya nanti akan mengambil sikap terhadap kasus tersebut. Bahkan untuk calon tersangka ditentukan setelah ekspos. “Untuk berapa calon tersangka kita belum tauhu. Nanti pada saat ekspos akan menentukan,” jelasnya.

Dirinya juga membantah adanya informasi mengenai penetapan tersangka. “Informasi tidak benar dan salah,” tandasnya.

Sekadar diketahui, kasus dugaan korupsi pengadaan kapal nautika dan alat simulator ini dianggarkan melalui Dana Alokasi Khusus (DAK) tahun 2019 senilai Rp 7,8 miliar. Perusahaan yang menangani kegiatan yang melekat di Dikbud Malut adalah PT. Tamalanrea Karsatama.

Sejumlah saksi telah diperiksa, termasuk Direktur PT. Tamalanrea. Kini tinggal menunggu hasil ekspos internal Kejati untuk mengungkap secara terang kasus tersebut. (nda)

banner 1080x1080
banner 120x600
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *