Pelantikan 6 Kades Terpilih di Halut Menunggu Klarifikasi

  • Bagikan
Kadis PMD Halut, Wenas Rompies. (Chido/NMG)

PENAMALUT.COM, TOBELO – Dari 53 desa di Kabupaten Halmahera Utara yang menggelar pemilihan kepala desa (Pilkades) beberapa waktu lalu, 47 desa diantaranya sudah dilakukan pelantikan. Tersisa enam desa lagi yang belum melaksanakan pelantikan lantaran masih terjadi protes oleh pihak yang kalah.

Pelantikan enam desa ini direncanakan pada pekan depan, namun terlebih dahulu dilakukan klarifikasi oleh panitia Pilkades tingkat kabupaten kepada BPD, panitia Pilkades tingkat desa, dan penjabat kepala desa.

Pada Kamis (11/11) tadi, panitia Pilkades tingkat kabupaten sudah memanggil tiga desa untuk dilakukan klarifikasi. Ketiga desa itu yakni Desa Soma Kecamatan Malifut, Desa Pitago Kecamtan Kao Barat, dan Desa Pediwang Kecamatan Kao.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) Halut, Wenas Rompis menjelaskan, pemanggilan untuk klarifikasi ini dilakukan terkait sengketa Pilkades.

Ini dilakukan untuk diselesaikan panitia Pilkades tingkat kabupaten. Semua pihak yang dipanggil sudah menjelaskan mengenai tahapan yang dijalankan sampai pasca pemilihan.

Untuk tiga desa lagi, yaknibDesa Luari Kecamatan Tobelo Utra, Desa Simau Kecamatan Galela, dan Desa Momoda Kecamatan Kao Barat akan dijadwalkan pada Jumat (12/11) besok untuk diminta kejelasannya seperti halnya tiga desa sebelumnya.

Pihaknya, kata Wenas, juga akan memanggil pihak-pihak yang keberatan dalam Pilkades kemarin. Pihak yang dipanggil itu untuk dimintai penjelasan pada Senin (15/11) pekan depan

“Karena sesuai dengan keberatan mereka bahwa ada panitia yang tidak menjalankan tahapan sesuai regulasi. Tetapi hasil klarifikasi panitia bahwa mereka sudah bekerja sesuai regulasi dan petunjuk teknis, sampai pada tahapan falidasi data pemilh sementara, daftar pemilih tambahan, daftar pemilih tetap, dan berita acara. Bahkan itu sudah ditandatangani sebelumnya oleh semua kandidat yang mencalonkan diri,” kata Wenas saat ditemui di ruang kerjanya, Kamis tadi.

Ia melanjutkan, setelah tahapan Pilkades ini berakhir, kandidat lainnya yang kalah kemudian mempersoalkan terkait daftar pemilih tambahan. Padahal dengan ditandatanganinya dokumen yang disediakan panitia, maka sudah menyetujui hal tersebut.

Dinas PMD juga saat ini telah membetuk tim yang terdiri dari Kepala Kesbangol, Asisten II, dan Staf Ahli Bidang pemerintahan, kemudian staf khusus (stafsus) Bupati Bidang Hukum untuk mendengar penjelasan dari komponen-komponen desa tersebut.

“Setelah itu baru dilakukan pelantikan enam kepala desa ini, Karena pelantikan ini tidak bisa dibatalkan. Kalau masih keberatan, bisa ke PTUN,” jabarnya.

Sementara calon Kades Pitago terpilih, Kostan Bokako, mengucapkan terimakasih kepada seluruh masyarakat Pitago yang telah memberikan dukungan. Ia juga meminta kepada masyarakat agar tidak ada lagi wacana yang saling menyudutkan hingga menimbulkan perpecahan di masyarakat.

“Kami imbau kepada lawan politik calon Kades dan seluruh masyarakat agar bersama-sama memikirkan kepentingan masyarakat dan desa ke depan,” pintanya. (fnc/ask)

banner 1280x960
banner 120x600
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!