DAERAH  

Bangun Pangkalan di Wilayah Timur, Pemkot Tidore Hibahkan Lahan ke Bakamla

PENAMALUT.COM, TIDORE – Pemerintah Kota Tidore Kepulauan bersama Badan Keamanan Laut (Bakamla) RI melakukan penandatanganan Naskah Perjanjian Hibah Daerah (NPHD) dan Berita Acara Serah Terima (BAST) hibah barang milik daerah untuk pengembangan dan pembangunan Pangkalan Bakamla RI Zona Timur.

Penandatanganan NPHD ini berlangsungkan di Ruang Rapat Wali Kota Tidore, Jumat (7/11).

Wali Kota Muhammad Sinen pada kesempatan itu menyampaikan bahwa pihaknya tentu berkeinginan Kota Tidore harus ramai, maka perlu untuk membuka diri dan menerima orang luar masuk ke Kota Tidore, salah satunya seperti Bakamla RI ini. Tidore menjadi pilihan dari Bakamla RI. Sehingga hari ini penyerahan lahan untuk Bakamla.

“Semakin banyak orang hadir di Kota Tidore, maka semakin banyak juga perputaran uang ke depannya. Ini yang diharapkan bersama, semoga melalui kerja sama ini, niat membangun Kota Tidore berjalan dengan baik,” tuturnya.

“Tidore bukan hanya hari ini, di zaman kesultanan, tidak hanya tanah, tetapi sepertiga wilayah diserahkan ke NKRI. Dengan hadirnya Bakamla RI menunjukan bahwa Tidore paling tegak lurus ke NKRI. NKRI untuk Tidore menjadi harga mati, Tidore siap berkorban untuk bangsa ini, dan itu sudah ditunjukan oleh para Sultan Tidore terdahulu, kita bekerja untuk Indonesia,” sambungnya.

Sementara Kepala Biro Sarana dan Prasarana Bakamla RI, Laksmana Bakamla Agung Setiawan dalam kesempatan tersebut menyampaikan, atas nama Kepala Bakamla dan seluruh jajaran mengucapkan terima kasih atas dukungan dan sinergi ini, yang tidak lain hanya untuk kepentingan bersama menjaga kelautan NKRI dan khususnya untuk kemajuan Kota Tidore Kepulauan.

Meskipun secara de jure Pemerintah Kota tidak memiliki kewenangan di laut, namun peran strategis Pemerintah Kota Tidore Kepulauan dalam mendukung penyiapan lahan untuk Bakamla RI adalah merupakan bentuk dukungan yang sangat signifikan dalam mewujudkan kebijakan pemerintah pusat untuk pengamanan perairan Indonesia maupun laut yurisdiksi Indonesia.

Agung menambahkan, dengan adanya kerja sama dan sinergitas ini, maka dapat tercipta kolaborasi yang harmonis dalam memperkuat upaya pengamanan wilayah perairan di Kota Tidore Kepulauan. Selain itu, juga untuk peningkatan kapasitas masyarakat pesisir untuk ikut serta berpartisipasi dalam upaya peningkatan keamanan dan keselamatan di laut.