PENAMALUT.COM, TIDORE – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tahap I Universitas Khairun (Unkhair) Ternate di Kelurahan Goto mengakhiri masa pengabdiannya dengan menggelar pentas seni Simfoni Goto 2026.
Kegiatan dengan tajuk “Semangat Kebersamaan, Goto untuk Pengabdian” itu berlangsung di Eks Terminal Pasar Goto, Jumat (24/7) malam. Kegiatan ini terselenggara atas kolaborasi mahasiswa KKN yang tergabung dalam kelompok Lentera Goto bersama Forum Pemuda Pelajar Goto (FPPG-Tidore).
Pentas seni tersebut menjadi penutup rangkaian pengabdian mahasiswa selama satu bulan di Kelurahan Goto. Beragam penampilan ditampilkan dalam acara tersebut, mulai dari tarian daerah, pembacaan puisi, musik akustik, vokal solo, vokal grup hingga pertunjukan parodi yang melibatkan anak-anak usia dini, remaja, dan pemuda setempat.
Koordinator Lapangan KKN, Rosihan Ibrahim, mengatakan Simfoni Goto 2026 bukan sekadar seremoni pelepasan mahasiswa, tetapi juga menjadi wadah mempererat hubungan antara mahasiswa dan masyarakat melalui seni dan budaya.
“Mewakili seluruh mahasiswa KKN di Kelurahan Goto, kami mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Kelurahan Goto, FPPG-Tidore, serta seluruh masyarakat yang telah menerima kami selama satu bulan melaksanakan pengabdian. Goto telah menjadi rumah kedua bagi kami,” ujarnya.
Rosihan juga menyampaikan apresiasi kepada para orang tua pengampu yang telah memberikan perhatian dan menerima para mahasiswa layaknya keluarga sendiri selama menjalankan program KKN.
Ketua FPPG-Tidore, Azmain Yasri, turut memberikan apresiasi atas dedikasi mahasiswa KKN Unkhair yang dinilai telah memberikan kontribusi positif bagi masyarakat Kelurahan Goto.
Ia berharap berbagai ilmu, pengalaman, dan program yang telah dijalankan mahasiswa dapat terus dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, khususnya generasi muda.
“Kami berharap ilmu yang ditinggalkan teman-teman mahasiswa KKN dapat terus bermanfaat bagi pemuda maupun masyarakat Goto. Melalui Simfoni Goto 2026 ini kami juga ingin memberikan ruang bagi anak-anak untuk menampilkan bakat dan kreativitas mereka,” katanya.
Sementara Ketua Panitia, Nuku S. Folasimo, menjelaskan kegiatan tersebut tidak hanya dirancang sebagai acara perpisahan mahasiswa KKN, tetapi juga menjadi bagian dari peringatan Hari Anak Nasional 2026 yang diperingati setiap 23 Juli.
Menurutnya, konsep kegiatan sengaja menghadirkan panggung ekspresi bagi anak-anak dengan komposisi penampil sekitar 50 persen berasal dari siswa TK dan PAUD, sedangkan sisanya merupakan gabungan pemuda dan mahasiswa KKN Unkhair.
“Melalui kegiatan ini kami ingin mendorong anak-anak agar berani tampil dan mengembangkan bakatnya, sekaligus memperkuat semangat kebersamaan antara mahasiswa, pemuda, dan masyarakat Kelurahan Goto,” ungkap Nuku.
Kegiatan berlangsung meriah dan mendapat sambutan antusias dari masyarakat yang memadati lokasi acara. Simfoni Goto 2026 pun menjadi penutup yang berkesan bagi pengabdian Mahasiswa KKN Unkhair di Kelurahan Goto sekaligus mempertegas semangat kolaborasi dalam membangun kreativitas dan kebersamaan di tengah masyarakat.
















