Polres Ternate Pulangkan 28 Mahasiswa Terduga Pengrusakan Fasum

  • Bagikan
Kasat Reskrim Polres Ternate, AKP Riki Arinanda. (Istimewa)
banner 468x60

PENA – Polres Ternate, Jumat (9/10) mengambil langkah untuk memulangkan 28 mahasiswa yang sempat sehari diamankan, lantaran diduga melakukan pengrusakan fasilitas umum setelah aksi unjuk rasa penolakan pengesahan UU Cipta Kerja (Ciptaker) di depan kantor Wali Kota Ternate, Kamis kemarin.

“Jadi ke 28 mahasiswa ini dipulangkan sementara dulu ke rumahnya masing-masing, karena sudah di tahan 1×24 jam. Namun proses pemeriksaan terkait dengan dugaan kerusakan fasilitas umum terus dilakukan penyidikan,” kata Kasat Reskrim Polres Ternate, AKP Riki Arinanda.

Menurut Riki, dalam penyidikan saat ini tethadap dugaan pengrusakan fasiltas umum seperti pengursakan secara bersama. Sehingga kedepan nanti akan dlihat bagaimana hasilnya.

“Saat ini juga banyak laporan terkait pengrusakan usai demo itu, seperti dugaan adanya motor warga yang dibakar, kantor yang dirusaki dan sejumlah sarana yang dirusak. Bahkan sejumlah mahasiwa ini ada yang reaktif usai diperiksa,” ujarnya.

Diketahui 28 mahasiswa tersebut saat ini masih aktif di sejumlah perguruan tinggi di Kota Ternate. (*)

banner 1080x1080
banner 120x600
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *