Dialog HPN: Pers Sebagai Akselerator Perubahan Maluku Utara

0
Suasana dialog publik yang digagas Kowar Gosale, bertempat di Istana Cafe, Ternate, Sabtu (13/2) malam. (Istimewa)

PENA – Pers merupakan pilar ke empat demokrasi. Pers berperan sebagai alat pengontrol pemerintah, baik eksekutif, legislatif maupun lembaga penegak hukum. Pers dapat memberikan kritik lewat pemberitaannya. Tujuannya adalah demi tercapainya pembangunan dan penegakan hukum yang merata.

Namun acap kali, kritik yang dilayangkan pers lewat pemberitaan berujung pada masalah hukum. Padahal, kritik ini tujuannya adalah untuk sebuah perubahan. Sebagaimana tujuan awal pers adalah sebagai akselerator perubahan. Meski demikian, pers juga wajib memiliki legalitas hukum dan meningkatkan kualitas kewartawanannya, agar tujuan akeselerator perubahan itu bisa tercapai.

Pada peringatan Hari Pers Nasional tahun 2021 ini, Komunitas Wartawan (Kowar) Gosale Provinsi Maluku Utara menggelar dialog publik dengan tema “Pers Sebagai Akselerator Perubahan Maluku Utara”.

Dialog yang berlangsung di Istana cafe, Ternate, Sabtu (13/2) malam itu dipandu Firjal, Pemimpin Redaksi Halmaherapos.com. Menghadirkan narasumber dari Kejaksaan Tinggi (Kejati) Malut yang diwakilkan Kasi Penkum Richard Sinaga, Pemerintah Provinsi Malut yang diwakili Kepala Biro Humas Rahwan K. Suamba, dan Polda Malut yang diwakilkan Paur Subdit Multimedia Bidang Humas Ipda Nurmala.

Sebelum ketiga narasumber diberikan waktu berbicara, pemandu acara lebih dulu memberikan kesempatan kepada Pimpinan Posko Malut, Burhan Ismail, selaku wartawan senior untuk menyampaikan pengantarnya. Burhan pada kesempatan itu mengatakan bahwa banyak kasus hasil karya jurnalistik berujung wartawan yang harus dilaporkan.

Oleh karena itu, ia berharap ke depannya tidak ada lagi kasus pelaporan karya wartawan. Sejauh yang dia amati, Pers Maluku Utara sudah bekerja sesuai prosedur yang diatur dalam undang-undang nomor 40 Tahun 1999 dan kode etik. Meski begitu, ia tak menampik bahwa masyarakat umumnya belum mengetahui mekanisme kerja pers, seperti hak koreksi dan hak jawab. Alhasil, laporan karya jurnalistik dengan mudahnya dipolisikan.

“Dialog yang digagas rekan-rekan Kowar Gosale ini merupakan sarana kolaborasi pikiran antar pers, pemerintah dan aparat penegak hukum agar sama-sama mendorong perubahan,” kata Burhan dihadapan puluhan pekerja pers yang hadir.

Setelah Burhan memberikan pengantarnya, moderator dialog Firjal langsung memberikan kesempatan pertama kepada narasumber Rahwan K. Suamba. Rahwan bilang, hubungan Pemerintah Provinsi Malut dan pers selama ini berjalan baik. Bahkan, ia mencatat, 51 media cetak maupun online telah memasukan surat penempatan wartawan di lingkup pemerintah provinsi Malut.

Dengan banyaknya media ini, dirinya berharap bisa membantu pemerintah daerah dalam mengawal kebijakan dan publikasi pemerintah.

Kesempatan kedua diberikan kepada, Kasi Penkum Richard Sinaga. Richard meminta kepada perusahaan pers untuk meningkatkan kualitas wartawannya. Ini karena penulisan berita hukum dan kriminal yang berkaitan nama baik dan asas kesusilaan, sehingga dibutuhkan kualitas yang mumpuni dan bekerja sesuai kode etik. Selain kualitas pekerja pers, perusahaan pers juga harus berbadan hukum.

Senada, Polda Malut yang diwakili oleh Paur Subdit Multimedia Ipda Nurmala, menegaskan bahwa kemitraan pers dan polisi sudah diperkuat dalam MoU antara Dewan Pers dan Polri. Meski begitu, ia tak menampik, bahwa hubungan kemitraan Polda Malut dan Pers belum berjalan maksimal.

Dialog in juga memantik para pimpinan media seperti Burhan Ismail dari Posko Malut, Faujan A. Pinang dari Indotimur.com, Rahman Mustafa dari Nusantaratimur.com, Fadli dari Pilarmalut.com, Faris Bobero dari media grup cermat/kumparan untuk berbicara menyangkut kerja-jerja wartawan di lapangan yang dihadapkan beragam tantangan.

Terpisah, Kordinator Kowar Gosale Munawir Yakub mengatakan bahwa dialog dengan tema itu sengaja digagas untuk merefleksikan HPN 2021 apalagi ditengah-tengah situasi pandemic covid-19 saat ini. Selain dialog, dirinya bersama rekan-rekan wartawan juga berencana menyalurkan paket sembako kepada anak yatim yang ada di panti asuhan Sofifi.

“Senin besok ini kita juga akan salurkan sedikit bantuan di beberapa titik panti asuhan di Sofifi,” tandas Munawir. (ask)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here