RSUD CB Ternate Minta Pendampingan Hukum

  • Bagikan
Pertrmuan antara pihak Kejati Malut dengan RSUD CB Ternate terkait pendampingan hukum. (Istimewa)

PENA – Manajemen Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Chasan Boesori, Ternate, meminta pendampingan hukum ke Kejaksaan Tinggi (Kejati) Malut terkait pembangunan gedung kamar operasi, ICU, dan Radiologi.

Pembangunan gedung tersebut sumber anggarannya dari Dana Alokasi Khusus (DAK) tahun 2021.

“Mereka ingin agar RSUD CB ini bisa memberikan pelayanan yang optimal dengan penyiapan gedung dan prasarana yang memadai. Pendampingan hukum ini untuk menghindari terjadinya hal-hal yang bertentangan dengan hukum,” kata Asisten Perdata dan Tata Usaha Negara (Asdatun) Kejati Malut, R. Jefri Huwae kepada wartawan, kamis (18/03).

Jefri bilang, pihaknya sudah menyanggupi pendampingan hukum itu. Bahkan dari pihak RDUD CB telah menyampaikan ke Kejati terkait materi pendampingan hukum tersebut.

Kejati pada prinsipnya tetap menerima. Namun sebelum itu, tim Datun lebih dulu menunggu dokumen yang akan dibuat telaah. Setelah ditelaah, barulah dikeluarkan surat perintah untuk membentuk tim pendampingan hukumnya.

Pendampingan hukum ini, kata dia, tidak dimaksudkan sebagai bemper bagi pelaku kejahatan. Akan tetapi sebagai langkah pencegahan awal agar ke depan tidak terjadi penyimpangan yang nantinya bisa berefek kepada terhentinya pembangunan dan imbasnya kepada fungsi pelayanan masyarakat.

“Apalagi pelayanan masyarakat berkaitan dengan kesehatan. Untuk mencegah itu, kita harus pendampingan hukum,” pungkasnya. (Nda/Red)

banner 680x680 banner 1280x473
banner 120x600
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!