Soal Dugaan Korupsi Saluran Wainib, Kejari Sula Tunggu Perhitungan Kerugian Negara

  • Bagikan
Kasi Pidsus Kejari Sula, M. Fadli Habib. (Isrudin/Penamalut)

PENAMALUT.COM, SANANA – Kejaksaan Negeri Kepulauan Sula saat masih menunggu hasil perhitungan kerugian negara atas kasus dugaan korupsi pembangunan saluran air di Desa Wainib, Kecamatan Sulabesi Selatan yang melekat pada Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang dan Kawasan Permukiman (PUPRKP) Sula.

Kepala Seksi Tindak Pidana Khusus (Pidsus) Kejari Sula, M. Fadli Habib mengatakan, pihaknya dalam tahap penyeledikan atas indikasi korupsi pekerjaan tersebut.

Dalam tahap penyelidikan ini, kata dia, pihaknya sudah meminta tim ahli konstruksi bangunan dari Universitas Khairun

Bahkan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Perwakilan Maluku Utara juga telah dimintai untuk menghitung kerugian negaranya.

“Intinya kasus ini masih dalam tahapan penyeledikan. Kami masih tunggu hasil dari tim ahli dan hasil penghitungan dari BPKP Malut,” katanya saat dikonfirmasi Senin (9/8) tadi.

Ia bilang, apabila hasilnya sudah ada, maka pihaknya langsung menaikan status kasus tersebut dari penyelidikan ke penyidikan.

Sekadar diketahui, pekerjaan saluran Desa wainib yang dikerjakan CV Kharisma Karya dengan nilai kontrak sebesar Rp 1.200.000.000 yang bersumber dari APBD tahun 2019. (ish/ask)

banner 1280x960
banner 120x600
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!