Pendukung Dua Paslon Bupati di Morotai Nyaris Adu Jotos

Ilustrasi

PENAMALUT.COM, DARUBA – Pendukung dua pasangan calon bupati dan wakil bupati di Kabupaten Pulau Morotai nyaris adu jotos. Pemicunya karena salah satu juru kampanye pasangan calon Deny Garuda dan Qubais Baba, Ruslan Ahmad, diduga menghina paslon Rusli-Rio dalam kampanye di Desa Wayabula, Morotai Selatan, Minggu (6/10) malam. 

Ruslan Ahmad yang juga anggota DPRD Morotai itu dalam orasi politiknya diduga menyampaikan kata-kata yang menyudutkan paslon Rusli-Rio. Hal ini kemudian membuat ketersinggungan pendukung Rusli-Rio yang kebanyakan emak-emak. Mereka naik pitam lalu mengamuk dan nyaris adu jotos dengan pendukung Denny-Qubais.

“Saya kesana itu kampanye sudah mulai dan sudah ramai, karena pendukung dua paslon ini sudah adu mulut,” kata Muhammad Abdullah, salah satu warga sekitar.

“Saya dengar katanya Ruslan Ahmad menyampaikan bahwa calon bupati Rusli Sibua itu sudah tua, rambutnya sudah putih. Jadi kalau dia meninggal, maka Rio Pawane naik jadi bupati. Ini yang membuat pendukung Rusli-Rio marah,” sambungnya.

Selain itu, Ruslan juga menyinggung program tunjangan rakyat serba Rp 2 juta yang dicanangkan oleh paslon Rusli-Rio dinilai tak masuk akal. Sebab Morotai memiliki keterbatasan anggaran. Ruslan juga menyebut Rusli Sibua merupakan mantan narapidana.

“Makanya orang marah. Mama-mama pendukung Rusli-Rio nyaris melemparnya. Kemudian datang juga pendukung Denny-Qubais lalu terlibat adu mulut dan hampir adu jotos,” terangnya. (ula-ask)