Fasilitas Rusak hingga Tidak Transparan Anggaran Sejumlah Puskesmas di Wilayah Gane

Kunjungan Kadinkes Halmahera Selatan di sejumlah puskemas maupun RSP di Gane

PENAMALUT.COM, LABUHA – Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Halmahera Selatan, Asia Hasjim, melakukan kunjungan ke Rumah Sakit Pratama (RSP) Bisui, Kecamatan Gane Timur Tengah.

Selain RSP Bisui, ia juga mengunjungi beberapa Pusat Kesehatan Masyarakat (PKM) di beberapa wilayah seperti PKM Gane Dalam, PKM Gane Luar, PKM Gane Timur, PKM Gane Barat, dan PKM Dolik Gane Barat Utara.

Kunjungan ini dilakukan sejak Selasa (29/7) sampai Kamis (31/7). Asia mendengar dan menyerap keluhan serta aspirasi para tenaga kesehatan yang bertugas di RSP Bisui maupun Puskesmas.

“Kunjungan ini adalah kegiatan rutin kami di Dinkes Halsel, yaitu monitoring dalam rangka mengecek kondisi bangunan RSP maupun PKM sekaligus kami ingin mendengar keluhan dan aspirasi dari setiap nakes yang bertugas di wilayah ini,” ujarnya kepada wartawan.

Sejumlah persoalan ia temukan saat kunjungan. Kondisi RSP Bisui salah satunya yang kian memprihatinkan, mulai dari bangunan rawat inap yang tidak difungsikan, plafon yang bocor dan tak terurus.

Pada kesempatan itu, Asia meminta Direktur RSP Bisui dr Elisabeth Bernadette untuk membenahinya agar bisa difungsikan demi pelayanan kepada masyarakat.

“Memang rawat inap ini ada yang bocor plafonnya, sehingga saya perintahkan ke direktur supaya yang bisa digunakan, itu yang dipakai,” tuturnya.

Dinas Kesehatan juga saat ini telah mengajukan anggaran ke pemerintah daerah untuk membenahi fasilitas yang rusak. Ia berharap ini bisa direalisasi secepatnya, agar bisa dilakukan pekerjaan dalam waktu dekat.

Selain RSP Bisui yang kondisinya memprihatinkan, masalah lain juga ditemukan di sejumlah puskemas. Masalah itu seperti komunikasi yang kurang terbangun dengan baik antar kepala puskesmas dan tenaga kesehatan, tidak transparan anggaran.

“Berbagai masalah kami temukan, misalkan di RSP Bisui itu banyak keluhan dari nakes seperti tranparansi anggaran, manejemen direktur yang dikeluhkan, fasilitas RSP yang belum digunakan seperti ruang rawat inap. Ini semua saya dengar dan kami mendiskusikan,” katanya,

Masalah ini akan menjadi catatan dan akan disampaikan ke pemerintah daerah dalam hal ini bupati dan wakil bupati. 

“Jadi saya berharap ini tidak terulang lagi. Saya juga minta agar fokus pelayanan kepada masyarakat, karena ini tugas kita semua,” pintanya. (rul/ask)