PENAMALUT.COM, LABUHA – Pemerintah Kabupaten Halmahera Selatan menandatangani nota kesepahaman Memorandum of Understanding (MoU) terkait pembangunan gudang pangan di Halmahera Selatan.
Kerja sama antara Pemerintah Kabupaten Halmahera Selatan dengan Perum Bulog ini bertujuan untuk meningkatkan distribusi logistik ke masyarakat di Kabupaten Halmahera Selatan dengan fokus utama pada menjaga ketahanan pangan dan mendukung petani lokal melalu bisnis komoditas.
Wakil Bupai Halsel, Helmi Umar Muchsin, menyampaikan kerja sama antara Pemerintah Kabupaten Halmahera selatan dengaan Bulog merupakan mitra strategis Pemda Halsel dalam mendukung kemandirian ekonomi masyarakat di Halmahera Selatan.
“MoU ini mencerminkan komitmen bersama untuk memperkuat ketahanan pangan serta mendukung pengembangan ekonomi lokal melalui kolaborasi yang efektif dalam distribusi logistik,” kata Helmi, Selasa (19/11).
Ia mengatakan, penentuan lokasi telah melalui proses telaah dan pertimbangan strategis.
“Seperti yang kami lihat, memang penting bagi kami untuk menjaga stabilitas, jangkauan, dan tugas-tugas lain sesuai fungsi Perum Bulog. Karena itu, kami menilai ini sebagai kebutuhan,” ujarnya.
Setelah melakukan rapat bersama Wakil Direktur Utama Perum Bulog, Mayjen TNI (Purn) Marga Taufiq, Helmi bakal menyampiakan koordinasi kepada Pemda Halsel, bahwa pemda telah melakukan identifikasi lokasi strategis yang dekat dengan pusat pemerintahan, jalur utama, pelabuhan Kupal, serta pusat ekonomi di Desa Tuwokona, Kecamatan Basan Selaran.
“Menurut kami, lokasi tersebut sudah sangat representatif. Selanjutnya tinggal menunggu apakah tim verifikasi akan turun langsung ke lapangan. Pada prinsipnya, sesuai surat tanggal 12, Pemerintah Daerah Halmahera Selatan sangat siap mengikuti skema yang ditetapkan Perum Bulog,” pungkasnya. (rul/ask)













