DAERAH  

Pegawai dan Staf Dukcapil Halsel Protes, Minta Bupati Evaluasi Kinerja Kadisnya

PENAMALUT.COM, LABUHA – Kebijakan Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kabupaten Halmahera Selatan, Kader Noh, menuai sorotan serius dari internal instansinya sendiri.

Seluruh pegawai dan staf Dukcapil Halsel secara terbuka menyatakan protes dan mosi tidak percaya terhadap kepemimpinan kepala dinas tersebut.

Aksi protes itu terlihat dari sebuah tulisan pernyataan sikap yang terpampang di depan pintu Kantor Dukcapil Halsel pada Jumat, (23/1/2026) pagi.

Dalam pernyataan tersebut, pegawai menilai pola manajemen yang diterapkan pimpinan dinas telah berdampak buruk terhadap kinerja organisasi.

“Pola manajemen yang diterapkan telah berdampak negatif terhadap kinerja organisasi, hubungan kerja, serta kesejahteraan pegawai, termasuk terhambatnya proses administrasi dan hak-hak pegawai,” demikian bunyi pernyataan tertulis tersebut.

Melalui pernyataan itu pula, seluruh pegawai dan staf Dukcapil Halsel secara tegas meminta Bupati Halmahera Selatan untuk melakukan evaluasi menyeluruh terhadap kepemimpinan Kader Noh.

“Oleh karena itu, kami memohon kepada Bapak Bupati Halmahera Selatan untuk melakukan evaluasi serius terhadap kepemimpinan yang bersangkutan dan mengambil langkah yang dianggap sesuai dengan ketentuan perundang-undangan. Demikian pernyataan ini kami sampaikan dengan penuh tanggung jawab,” lanjut isi tulisan tersebut.

Saat dikonfirmasi wartawan, sejumlah pegawai dan staf Dukcapil Halsel memilih tidak memberikan keterangan lebih jauh. Mereka mengaku tidak berani berbicara terbuka terkait persoalan internal yang terjadi.

“Torang (kami) tidak berani, nanti pak wartawan tanya langsung saja ke Kadis,” ujar salah satu staf.

Pegawai lainnya juga menyampaikan hal serupa. Menurut mereka, isi tulisan yang terpampang di pintu kantor sudah cukup menjelaskan akar persoalan yang tengah terjadi.

“Lihat saja tulisan yang ada di pintu itu, itu semua keluhan pegawai dan staf di Dukcapil sini. Kami berharap ada langkah dari Pak Bupati terhadap apa yang terjadi hari ini. Tapi pelayanan tetap berjalan,” tegas seorang pegawai.

Di sisi lain, warga yang datang mengurus dokumen kependudukan mengaku heran sekaligus menyayangkan situasi tersebut. Salah seorang warga mengaku belum puas dengan pelayanan yang diterimanya.

“Torang datang kamari untuk baurusan berkas, tapi kenapa ada masalah begini. Secara pribadi saya tidak puas karena masih ada beberapa dokumen yang belum selesai,” tutur seorang ibu yang enggan namanya dipublikasikan.

Sementara itu, Kepala Dinas Dukcapil Halsel, Kader Noh, hingga berita ini ditayangkan belum dapat dikonfirmasi. Saat dihubungi melalui aplikasi WhatsApp, nomor yang bersangkutan tidak aktif. (rul/ask)