PENAMALUT.COM, TIDORE – Wakil Wali Kota Tidore Kepulauan, Ahmad Laiman, menghadiri peresmian Musholla Nurul Iman di RW 01, Kelurahan Gurabati, Kecamatan Tidore Selatan, Kota Tidore Kepulauan, Selasa (17/2) pagi.
Dalam sambutannya, Ahmad Laiman menyampaikan bahwa musholla tersebut merupakan hasil kerja sama seluruh pihak dan menjadi simbol keimanan serta persatuan masyarakat Gurabati. Ia mengajak warga untuk bersama-sama menjaga dan merawatnya agar tetap menjadi tempat ibadah yang aman dan nyaman.
“Musholla ini adalah simbol keimanan dan persatuan masyarakat Gurabati. Semoga menjadi tempat yang aman dan nyaman bagi seluruh masyarakat untuk beribadah,” ujarnya.
Ia juga menyebut pembangunan Musholla Nurul Iman merupakan representasi kerja keras dan keikhlasan Ahmad Hatari dan Abdullah Hatari, yang telah menyumbangkan tenaga, pikiran, maupun materi.
“Kami menyampaikan terima kasih. Semoga amal kebaikan Bapak dibalas oleh Allah SWT dengan berlipat ganda,” tambahnya.
Pemerintah Daerah Kota Tidore Kepulauan, lanjutnya, mengapresiasi peresmian Musholla Nurul Iman dan berharap bangunan tersebut dapat menjadi pusat kegiatan keagamaan dan spiritual masyarakat Kelurahan Gurabati.
Sementara itu, Penanggung Jawab Pembangunan Musholla, Ahmad Hatari, mengungkapkan bahwa peresmian tersebut mengingatkannya pada masa kecil ketika akses ke tempat salat masih terbatas.
“Niat baik itu akhirnya terwujud. Semoga ke depan Musholla Nurul Iman menjadi pusat kegiatan keagamaan bagi masyarakat Kelurahan Gurabati,” ucapnya.
Di kesempatan yang sama, Sultan Tidore, Husain Alting Sjah, menyampaikan bahwa masyarakat Gurabati patut berbangga memiliki tokoh seperti Ahmad Hatari yang berhasil mewujudkan pembangunan musholla tersebut.
Menurutnya, kontribusi dan sumbangan untuk kegiatan keagamaan sangat berarti serta dapat menjadi inspirasi bagi masyarakat lainnya untuk terus berbuat kebaikan.
Turut hadir dalam peresmian tersebut Anggota DPRD Provinsi Maluku Utara Abdullah Hatari, para pimpinan OPD, Camat Tidore Selatan, Lurah Gurabati, serta tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh adat, tokoh pemuda, dan para imam/syara di Kelurahan Gurabati.













