DAERAH  

Penguatan Digital, Tidore Bahas Kerja Sama dengan BPSDMP

PENAMALUT.COM, TIDORE – Wakil Wali Kota Tidore Kepulauan, Ahmad Laiman menerima kunjungan kerja Kepala BPSDMP Kominfo Regional Manado dalam rangka membahas rencana penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara Pemerintah Daerah Kota Tidore Kepulauan dengan BPSDMP Komdigi Regional Manado.

Pertemuan yang berlangsung di ruang kerja Wakil Wali Kota, Rabu (6/5/2026) ini difokuskan pada peningkatan kapasitas ruang digital dan komunikasi di seluruh sektor di Kota Tidore Kepulauan.

Dalam kesempatan tersebut, Ahmad Laiman menyampaikan apresiasi atas rencana pelatihan yang ditawarkan. Namun, ia menegaskan bahwa Pemerintah Daerah akan terlebih dahulu mengkaji program tersebut bersama dinas terkait, khususnya Dinas Kominfo dan Persandian, guna menentukan prioritas pelatihan yang paling mendesak.

“Terima kasih atas rencana ini, namun perlu kami pelajari terlebih dahulu. Banyak kementerian dan lembaga juga menawarkan pelatihan, tetapi kebutuhan daerah berbeda-beda. Kami akan memilah mana yang paling urgen, seperti program UMKM naik kelas yang sangat penting dalam kondisi saat ini,” ungkapnya.

Sementara itu, Kepala BPSDMP Komdigi Manado, Arsyad menjelaskan bahwa kunjungan ini bertujuan untuk memperkenalkan program Digital Talent Scholarship (DTS), yaitu program pelatihan pengembangan kompetensi bagi talenta digital Indonesia.

Menurutnya, program tersebut ditujukan untuk meningkatkan keterampilan, daya saing, serta profesionalisme sumber daya manusia di bidang teknologi informasi dan komunikasi di Kota Tidore Kepulauan.

“Pelatihan ini dapat dibagi dalam beberapa segmen, mulai dari ASN, UMKM hingga guru. Kami juga siap menyesuaikan metode pelaksanaan, baik secara tatap muka maupun virtual sesuai kondisi daerah,” jelasnya.

Di sisi lain, Kepala Dinas Kominfo dan Persandian Kota Tidore Kepulauan, Muhammad Syarif menambahkan bahwa rencana kerja sama ini bertujuan untuk meningkatkan literasi digital di seluruh sektor, termasuk masyarakat umum.

“Peningkatan kapasitas ini penting agar semua sektor memahami digitalisasi, terutama bagi ASN dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik. Kami berharap kerja sama ini dapat difokuskan pada program prioritas yang sesuai dengan karakteristik daerah, khususnya bagi ASN dan UMKM,” pungkasnya.