DAERAH  

Alumni Jogja Diajak Berkolaborasi Bangun Tidore, Wawali Tantang Sumbang Ide dan Gagasan

PENAMALUT.COM, TIDORE – Ahmad Laiman mengajak Sedulur Keluarga Alumni (SKA) Yogyakarta untuk ikut berkolaborasi menyumbangkan ide dan gagasan dalam mendukung pembangunan Tidore Kepulauan ke depan.

Ajakan tersebut disampaikan Ahmad Laiman saat menghadiri kegiatan Pelantikan Ikatan Alumni Yogyakarta dan Milad ke-30 Perkumpulan Keluarga, Pelajar dan Mahasiswa Nuku Yogyakarta, yang berlangsung di Nitiprayan Cafe, Jumat (15/5/2026) malam.

Dalam sambutannya, Wakil Wali Kota mengatakan para alumni Yogyakarta patut berbangga, karena Yogyakarta dikenal sebagai kiblat lahirnya ide dan gagasan besar di Indonesia.

“Patut berbangga bapak/ibu sedulur ada dalam konteks tersebut. Alumni Jogja ada di jaringan pemerintahan dan komunitas. Saya menantang Alumni Jogja melalui ide dan gagasan, mari kita berkolaborasi,” ujar Ahmad Laiman.

Ia menilai, ikatan alumni memiliki peran penting dalam membangun jejaring, memperkuat kebersamaan, serta menghadirkan kekuatan intelektual di tengah masyarakat. Menurutnya, kontribusi alumni melalui ide, inovasi, dan kreativitas sangat dibutuhkan dalam mendukung pembangunan daerah.

“Kemajuan daerah membutuhkan keterlibatan semua pihak, karena pemerintah daerah tidak dapat bekerja sendiri. Kami membuka ruang sinergi dengan berbagai elemen masyarakat termasuk Ikatan Alumni Jogjakarta,” katanya.

Ahmad Laiman juga menyampaikan ucapan selamat kepada ketua terpilih dan jajaran pengurus SKA Yogyakarta yang baru dilantik. Ia berharap kepengurusan baru mampu menjalankan amanah organisasi dengan baik dan memperkuat kontribusi alumni untuk daerah.

Sementara itu, Ketua SKA Yogyakarta yang baru dilantik, Irsan Nudin Idrus berharap organisasi tersebut menjadi rumah besar yang mampu merangkul seluruh generasi alumni.

“Senior dihormati, generasi muda diberi ruang, dan semua bergerak dengan semangat yang sama membangun Tidore dengan kapasitas yang dimiliki,” ujarnya.

Irsan juga mengajak seluruh alumni untuk memperkuat kolaborasi dan tidak lagi berjalan sendiri-sendiri dalam memberikan kontribusi bagi pembangunan daerah.

“Kita mungkin tidak memiliki kekuasaan besar, tetapi kita memiliki pengetahuan, jaringan, dan pengalaman. Itu adalah modal yang sangat penting untuk masa depan daerah. Saya mengajak seluruh alumni untuk berhenti berjalan sendiri-sendiri, sudah waktunya kita menjalin kekuatan bersama,” tandasnya.