PENAMALUT.COM, TERNATE – Sebanyak 18 atlet tinju Maluku Utara membawa harapan untuk mengharumkan nama daerah pada Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Tinju 2026 di Jakarta, 19–25 Oktober mendatang. Di balik perjuangan mereka, ada dukungan tulus Ketua Pengurus Provinsi (Pengprov) Persatuan Tinju Amatir Indonesia (Pertina) Maluku Utara, Nasri Abubakar, yang membiayai keberangkatan kontingen secara mandiri.
Dukungan tersebut menjadi bentuk kepedulian Nasri terhadap perkembangan olahraga tinju sekaligus upaya mendorong generasi muda Maluku Utara agar terus berprestasi di tingkat nasional.
Bagi 18 atlet yang akan berlaga, Kejurnas kali ini bukan sekadar ajang pertandingan, melainkan kesempatan untuk membuktikan kemampuan, menjaga tradisi prestasi, dan membawa pulang medali emas bagi daerah.
Para atlet akan bertanding dalam tiga kategori, yakni Junior, Youth, dan Elite. Mereka diharapkan mampu tampil maksimal serta meneruskan catatan prestasi tinju Maluku Utara yang selama ini dikenal sebagai salah satu cabang olahraga penyumbang medali emas di tingkat nasional.
Nasri berpesan agar seluruh atlet menjalani pertandingan dengan penuh kedisiplinan, menjaga kekompakan, serta menjunjung tinggi nama baik keluarga dan daerah.
“Jaga kedisiplinan dan kekompakan. Jaga nama baik keluarga dan daerah. Prestasi yang pernah diraih harus dipertahankan dan ditingkatkan. Saya berharap atlet Maluku Utara bisa membawa pulang medali emas sebanyak-banyaknya,” pesannya.
Pelepasan kontingen berlangsung di Royal Resto, Kelurahan Kalumpang, Kecamatan Ternate Tengah, Minggu (11/10). Dalam kesempatan tersebut, Ketua Rombongan Meng Lamala, yang juga menjabat Ketua Pertina Halmahera Utara, menerima bendera kontingen dari Nasri Abubakar.
Penyerahan bendera itu menjadi simbol kepercayaan dan tanggung jawab bagi para atlet untuk berjuang membawa nama Maluku Utara di panggung nasional.
Dukungan pembiayaan secara mandiri tersebut menjadi dorongan tersendiri bagi para atlet. Mereka diharapkan tidak menyia-nyiakan kesempatan yang telah diberikan dan menjawab dukungan itu melalui perjuangan sungguh-sungguh di atas ring.
Di balik setiap pertandingan, ada mimpi, kerja keras, dan harapan yang dibawa para atlet. Dukungan Nasri diharapkan menjadi penyemangat bagi kontingen untuk menghadapi persaingan di Jakarta sekaligus membuktikan bahwa semangat berprestasi tetap menyala meski dihadapkan pada keterbatasan pembiayaan.
Kini, harapan masyarakat Maluku Utara menyertai langkah 18 petinju tersebut. Mereka diharapkan mampu mempertahankan tradisi juara, mempersembahkan medali emas, dan membawa pulang kebanggaan bagi daerah. (ask)














