PENAMALUT.COM, TIDORE — Menyambut Hari Sumpah Pemuda ke-98, SDIT Citra Ummat menggelar kegiatan pentas seni dan perlombaan yang melibatkan peserta didik dari berbagai jenjang kelas. Kegiatan tersebut dibuka secara resmi oleh Kepala Dinas Pendidikan Kota Tidore Kepulauan, Jamil Hadi.
Kegiatan ini menjadi wadah bagi peserta didik untuk mengembangkan bakat, kreativitas, kepercayaan diri, sekaligus menanamkan nilai-nilai persatuan dan nasionalisme sejak dini.
Dalam sambutannya, Jamil Hadi berharap kegiatan tersebut dapat membantu membentuk akhlak dan mental peserta didik agar mampu menghadapi berbagai tantangan zaman.
Ia menilai, kegiatan positif di lingkungan sekolah memiliki peran penting dalam mendukung pembentukan karakter generasi muda, selain memberikan ruang bagi anak-anak untuk mengembangkan potensi diri.
Sementara itu, Ketua Panitia, Irma Ilyas, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi menyukseskan kegiatan tersebut. Secara khusus, ia mengapresiasi dukungan orang tua dan guru yang berkolaborasi mendampingi peserta didik sejak proses latihan hingga pelaksanaan acara.
Ucapan terima kasih juga disampaikan kepada tim kreatif SDIT Citra Ummat yang telah bekerja keras mempersiapkan seluruh rangkaian kegiatan, mulai dari tahap perencanaan hingga pelaksanaan.
Menurut Irma, kegiatan ini diharapkan dapat terus menghadirkan ruang positif bagi peserta didik untuk berkembang, berprestasi, dan berani menunjukkan potensi terbaik mereka.
Momentum Sumpah Pemuda, lanjutnya, juga menjadi kesempatan untuk menanamkan nilai persatuan dalam keberagaman, cinta tanah air, serta semangat membentuk generasi yang berakhlak mulia, kreatif, mandiri, dan siap berkontribusi bagi masa depan bangsa.
Dalam kegiatan tersebut, terdapat 20 penampilan pentas seni yang melibatkan peserta didik melalui berbagai pertunjukan, di antaranya tarian, vokal tunggal, pembacaan puisi, tausiyah, storytelling, pembacaan Asmaul Husna, dan pidato.
Beragam penampilan itu menjadi sarana bagi siswa untuk mengekspresikan bakat dan kreativitas, sekaligus melatih keberanian serta kemampuan tampil di hadapan publik.
Selain pentas seni, panitia juga menggelar sejumlah perlombaan yang disesuaikan dengan jenjang kelas. Untuk kelas atas, perlombaan meliputi aksi Peraturan Baris-Berbaris (PBB) dan cerdas cermat. Sementara itu, peserta didik kelas bawah mengikuti lomba vokal grup dan membaca teks Sumpah Pemuda.
Kegiatan tersebut merupakan bagian dari program kerja Bidang Kesiswaan SDIT Citra Ummat untuk mengembangkan potensi peserta didik, menumbuhkan rasa percaya diri, memperkuat karakter, serta menanamkan nilai persatuan dan nasionalisme sejak usia dini.
Kepala Urusan Kesiswaan SDIT Citra Ummat, Suhardi Mahmud, berharap kegiatan pentas seni dan lomba menyongsong Sumpah Pemuda dapat dilaksanakan secara berkelanjutan.
Ia meminta kegiatan tersebut tidak hanya menjadi ajang unjuk bakat, tetapi juga menjadi sarana untuk mengasah mental, keberanian, kedisiplinan, serta membentuk karakter anak-anak saleh dan salehah di lingkungan SDIT Citra Ummat.
Rangkaian acara diawali dengan penampilan tarian Wonderland Indonesia oleh kelompok bertajuk The Golden Era of Nusantara. Penampilan tersebut merupakan kolaborasi peserta didik kelas VI Sultan Nuku, kelas VI Sultan Khairun, dan kelas V Saifudin.
Pertunjukan pembuka itu berlangsung meriah dengan menampilkan kekayaan budaya Nusantara sekaligus menyampaikan pesan tentang semangat persatuan dan kecintaan terhadap bangsa Indonesia.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Ketua Yayasan Citra Ummat, Koordinator Wilayah Bidang Pendidikan Kecamatan Tidore dan Tidore Timur, pengawas pendamping SDIT Citra Ummat, Ketua Komite SDIT Citra Ummat, serta para orang tua peserta didik.
Melalui kegiatan ini, SDIT Citra Ummat berharap peserta didik tidak hanya tumbuh menjadi generasi yang berprestasi secara akademik, tetapi juga memiliki karakter kuat, berakhlak mulia, kreatif, dan menjunjung tinggi semangat persatuan bangsa.
















