[metaslider id="30652"]
DAERAH  

Sekda Rizal Apresiasi Pembangunan Sabo Dam di Ternate

Sekda Kota Ternate, Rizal Marsaoly.

PENAMALUT.COM, TERNATE – Pemerintah Kota Ternate mengapresiasi pembangunan Sabo Dam di Kelurahan Sasa dan Kelurahan Jambula. Infrastruktur tersebut dinilai penting untuk menahan material sedimen dari puncak gunung yang terbawa aliran air hujan menuju permukiman warga.

Sekretaris Daerah Kota Ternate, Rizal Marsaoly menyampaikan terima kasih kepada Balai Wilayah Sungai (BWS) Maluku Utara, Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo, anggota DPR RI Irene Yusiana Roba dan pihak terkait, yang ketika itu merespons kebutuhan pembangunan Sabo Dam sebagai upaya melindungi masyarakat dari ancaman material sedimen.

file_00000000e98c8206a260f504a395d26a(1)
previous arrow
next arrow

Menurutnya, bencana alam tidak dapat diprediksi secara pasti. Karena itu, langkah-langkah mitigasi melalui pembangunan infrastruktur pengendali sedimen menjadi bagian penting dalam mengurangi risiko bencana, khususnya bagi warga yang bermukim di kawasan rawan.

“Memang kita tidak pernah menyangka kapan musibah itu tiba. Namun, dengan adanya Sabo Dam ini, semoga bisa menjadi salah satu langkah antisipasi dari pihak-pihak terkait untuk melindungi warga,” ujar Rizal.

Ia berharap keberadaan Sabo Dam tersebut dapat membantu menahan material sedimen yang turun dari kawasan gunung saat hujan, sehingga risiko yang mengancam permukiman warga di Kelurahan Gambesi, Jambula, dan Kastela dapat diminimalisir. Pembangunan infrastruktur mitigasi seperti Sabo Dam diharapkan terus mendapat perhatian sebagai bagian dari upaya meningkatkan perlindungan masyarakat.

“Semoga saja pembangunan Sabo Dam ini cepat selesai, sehingga apa yang kita harapkan bisa tercapai. Kami juga berharap titik lain yang dianggap rawan dari ancaman material sedimen, bisa dibangun Sabo Dam juga. Sekali lagi kami berterima kasih ke BWS yang begitu tanggap merespons kebutuhan warga Kota Ternate,” tuturnya.

Sementara itu, sebelumnya, warga Kelurahan Jambula, Kecamatan Pulau Ternate, Kota Ternate, mendukung penuh pembangunan infrastruktur pengendali sedimen atau Sabo Dam yang di kerjakan oleh Kementerian Pekerjaan Umum (PU) melalui Balai Wilayah Sungai (BWS) Maluku Utara.

Ketua LPM Jambula, Fahri mengatakan, pembangunan infrastruktur Sabo Dam diharapkan mampu menahan sedimen, batu, dan material lainnya yang terbawa aliran air saat hujan deras.

“Pekerjaan Sabo Dam ini tentu dapat meminimalkan dampak yang berpotensi merugikan masyarakat di sekitar kawasan tersebut,” katanya.

Bagi dia, keberadaan infrastruktur pengendali sedimen menjadi salah satu langkah penting dalam mendukung upaya mitigasi bencana, khususnya di wilayah yang berpotensi terdampak aliran material dari kawasan perbukitan.

“Selain berfungsi sebagai infrastruktur pengendali sedimen, pembangunan ini juga sangat memberikan rasa aman kepada masyarakat yang bermukim di sekitar kawasan rawan bencana,” jelas mantan Ketua Pemuda Jambula itu.

Fahri juga berharap pembangunan Sabo Dam dapat diselesaikan dengan baik dan diikuti dengan pemeliharaan secara berkala agar manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang.

Masyarakat juga diharapkan turut menjaga lingkungan di sekitar bangunan tersebut agar fungsi pengendalian aliran material dapat berjalan secara optimal

Dengan adanya pembangunan Sabo Dam, warga Kelurahan Jambula berharap upaya perlindungan terhadap permukiman dan keselamatan masyarakat semakin baik, sekaligus mendukung penanganan risiko bencana di wilayah Kota Ternate. (tan)

Desain Tanpa Judul (5)
previous arrow
next arrow