DAERAH  

Keren! Mahasiswa KKN Unkhair Sulap Limbah Rumah Tangga untuk Pertanian Berkelanjutan

PENAMALUT.COM, TERNATE – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Khairun Ternate menggerakkan warga RT 02/RW 006 Kelurahan Kalumpang, Kecamatan Ternate Tengah, untuk mengolah sampah domestik menjadi sarana pertanian produktif pada Kamis (25/6).

Aksi nyata ini dikemas dalam bentuk pelatihan intensif yang diikuti oleh 20 kader PKK Kelurahan Kalumpang. Kolaborasi ini sengaja dirancang untuk menekan volume sampah domestik sekaligus memperkuat fondasi ketahanan pangan berbasis keluarga di wilayah perkotaan.

Lurah Kalumpang, Susanti, yang hadir langsung di lokasi memberikan apresiasi tinggi terhadap inisiatif program kerja yang diusung oleh para mahasiswa.

Menurutnya, kegiatan ini menjadi jawaban konkret atas permasalahan sampah domestik yang selama ini dihadapi oleh wilayah perkotaan.

Susanti berharap pelatihan ini tidak sekadar mengurangi volume sampah di lingkungan Kelurahan Kalumpang, tetapi juga membuka peluang besar bagi ibu-ibu PKK untuk mandiri dalam memenuhi kebutuhan pangan keluarga melalui metode pertanian organik memanfaatkan pekarangan rumah.

Pelatihan ini berjalan sangat interaktif karena memadukan edukasi dari tiga sektor sekaligus, yaitu perwakilan mahasiswa, praktisi industri, dan akademisi.

Sesi pertama dibuka oleh Koordinator Lapangan KKN Unkhair, Ardiansya, yang mengedukasi warga mengenai bahaya kemasan plastik sekaligus memandu praktik menyulap botol plastik bekas menjadi pot tanaman fungsional.

Materi kemudian dilanjutkan oleh Junior Agronomis PT Bio Agromitra Indonesia, Afrianto Darnis, yang membedah teknik pengelolaan tanah perkotaan dan penggunaan pupuk organik demi menjaga ekosistem lahan agar tetap subur dalam jangka panjang.

Sebagai penutup rangkaian kelas, Dosen Pendamping Lapangan (DPL) KKN Unkhair, Abu Rahmat Ibrahim, turun langsung melatih para kader PKK memproduksi Pupuk Organik Cair (POC).

Menggunakan bahan dasar sisa limbah dapur, warga diajarkan formula sederhana menghasilkan pupuk alami yang kaya nutrisi untuk tanaman. Para peserta merespons materi ini dengan sangat antusias karena mendapatkan keterampilan baru yang sangat aplikatif untuk langsung dipraktikkan di rumah masing-masing.

Melalui sinergi lintas sektor ini, Kelurahan Kalumpang diharapkan mampu bertransformasi menjadi wilayah pelopor minim sampah (zero waste) yang mandiri pangan di Kota Ternate. (tan)