DAERAH  

Sekolah Adat Dodara Mengabdi di SD Maregam, Kepala Sekolah Beri Apresiasi Tinggi

PENAMALUT.COM, TIDORE – Komunitas Sekolah Adat Dodara kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung dunia pendidikan melalui kegiatan Sehari Mengabdi Batch #2 yang digelar di SD Negeri Maregam, Kecamatan Tidore Selatan, Kota Tidore Kepulauan. Kegiatan yang mengusung tema budaya, sejarah, dan lingkungan tersebut mendapat apresiasi tinggi dari Kepala SD Negeri Maregam karena dinilai mampu memperkuat pendidikan karakter sekaligus menumbuhkan kecintaan terhadap budaya lokal.

Project Manager Sehari Mengabdi Batch #2, Putri Ummu Sofia, mengatakan kegiatan ini bertujuan untuk berbagi ilmu dan pengalaman kepada para siswa melalui materi yang mengenalkan budaya Tidore, sejarah daerah, serta pentingnya menjaga kelestarian lingkungan.

“Kami mengangkat tema budaya, sejarah, dan lingkungan agar adik-adik semakin mengenal budaya Tidore sekaligus memahami pentingnya menjaga kebersihan lingkungan sejak dini, seperti memilah sampah dengan benar,” ujarnya.

Menurut Ummu Sofia, kegiatan tersebut diharapkan menjadi pengalaman yang menyenangkan sekaligus memberikan manfaat bagi para siswa agar semakin bangga terhadap budaya daerahnya dan terbiasa menjaga lingkungan, baik di sekolah maupun di rumah.

“Kami percaya bahwa perubahan besar berawal dari langkah-langkah kecil. Melalui kegiatan ini, kami ingin mengajak anak-anak mencintai budaya daerahnya dan peduli terhadap lingkungan sejak usia dini, karena merekalah generasi yang akan melanjutkan dan menjaga warisan tersebut di masa depan,” katanya.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan, mulai dari Kepala SD Negeri Maregam beserta dewan guru, para relawan, hingga para donatur yang menyalurkan bantuan berupa Al-Qur’an, buku bacaan, alat tulis, serta perlengkapan kebersihan kelas.

Menurutnya, bantuan tersebut bukan sekadar melengkapi sarana belajar, tetapi juga menjadi bentuk kepedulian nyata dalam meningkatkan kualitas pendidikan dan menciptakan lingkungan belajar yang nyaman bagi para siswa.

“Semoga setiap kebaikan yang telah diberikan menjadi amal jariyah, membawa keberkahan, serta menginspirasi semakin banyak pihak untuk bersama-sama mendukung kemajuan pendidikan di berbagai pelosok negeri,” tuturnya.

Sementara itu, Koordinator Kegiatan, Isra Al Al-Amin, menjelaskan dipilihnya SD Negeri Maregam sebagai lokasi pengabdian merupakan bagian dari komitmen Komunitas Sekolah Adat Dodara untuk menjangkau seluruh wilayah administrasi Kota Tidore Kepulauan, tidak hanya di Pulau Tidore.

“Insya Allah setelah dari Maregam kami juga akan melaksanakan kegiatan pengabdian di desa-desa yang berada di wilayah Oba Utara dan sekitarnya,” ujarnya.

Di tempat yang sama, Kepala SD Negeri Maregam, Ibkar Ali, S.Pd, mengaku bersyukur dan berterima kasih karena sekolahnya dipilih sebagai lokasi pelaksanaan program Sehari Mengabdi.

Ia mewakili seluruh guru dan masyarakat Desa Maregam memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Komunitas Sekolah Adat Dodara atas kepeduliannya terhadap dunia pendidikan, khususnya dalam mengenalkan budaya lokal kepada generasi muda.

Menurut Ibkar, kegiatan tersebut tidak hanya memberikan wawasan tentang budaya dan tradisi Tidore, tetapi juga diharapkan mampu membentuk karakter siswa yang belakangan mulai menghadapi berbagai tantangan.

“Saya berharap komunitas ini tidak hanya memberikan pemahaman tentang budaya lokal, tetapi juga mampu membentuk karakter anak-anak. Saat ini karakter siswa, mulai dari tingkat SD hingga SMA, mengalami banyak perubahan. Melalui kegiatan ini kami berharap mereka semakin memahami budaya, mengenal pangan lokal, menghargai tradisi daerah, serta tumbuh menjadi generasi yang berkarakter dan mencintai warisan budayanya,” ungkapnya.